Sebuah Studi: Olahraga Luar Ruangan Lebih Ampuh Atasi Stres Daripada Olahraga Dalam Ruangan

Sebuah studi mengungkapkan, olahraga di luar ruangan jauh lebih ampuh mengatasi stres daripada olahraga dalam ruangan.

Tayang:
Editor: Bejoroy
https://travel.kompas.com/
Ilustrasi - Wisata Sepeda Borobudur salah olahraga di luar ruangan yang lebih ampuh mengatasi stres daripada olahraga dalam ruangan. 

SRIPOKU.COM - Kita semua tahu bahwa olahraga dianjurkan dan idealnya dilakukan secara rutin.

Namun, dilansir laman Daily Mail, sebuah studi mengungkapkan, olahraga di luar ruangan jauh lebih ampuh mengatasi stres daripada olahraga dalam ruangan.

Bersepeda di pegunungan dan lari di ruangan terbuka tanpa di kelilingi gunung terbukti memiliki manfaat paling positif terhadap kesehatan mental.

7 Tips Olahraga agar Menjadi Sebuah Rutinitas, Jadikan Olahraga Lebih Mudah dan Menyenangkan!

Inilah Cara Zodiak Mengatasi Insomnia; Aries Berolahraga di Pagi Hari, Taurus Bisa Mandi Air Hangat

Para psikolog meyakini, efek menenangkan dari alam adalah faktor yang membuat olahraga luar ruangan efektif menghilangkan stres.

Riset menambahkan, sejumlah studi yang juga menyebutkan bahwa ruang-ruang hijau berdampak positif terhadap suasana hati seseorang.

Para pakar dari University of Roehampton bersama dengan tim dari Jerman mempublikasikan temuan mereka di jurnal Mental Health and Prevention.

Tim yang dipimpinDr Sandra Klaperski bertanya kepada 140 partisipan untuk melaporkan suasana hati, level stres. dan perasaan kecemasan mereka sebelum dan setelah berolahraga.

Para partisipan diminta secara rutin melakukan olahraga dalam ruangan, seperti aerobik, aerobik air, basket, anggar, renang, atau voli. Atau olahraga luar ruangan seperti lari, sepak bola, atau bersepeda gunung.

Sepak bola tersebut dilakukan di halaman hijau terbuka dengan beberapa gedung pada satu sisi dan pemandangan sungai serta hutan di sisi lainnya.

Sementara, lari dan sepeda gunung memiliki pemandangan hutan berbukit dengan hampir tidak ada pemandangan perkotaan.

Partisipan menjawab kuisioner dengan total 54 pertanyaan dengan lima skala poin.

Mereka akan memberi penilaian seberapa setuju mereka terhadap satu pernyataan.

Selain suasana hati, kecemasan dan skala stres, pertanyaan lainnya mendalami tentang alam dan ketenangan satu lingkungan tertentu.

Studi menemukan, olahraga di lingkungan terbuka hijau memiliki efek menenangkan dan berdampak lebih besar terhadap stres daripada olahraga dalam ruangan.

Kelompok yang berolahraga dalam ruangan melaporkan tingkat stres mereka 2,42 dari 5 sebelum berolahraga.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved