Berita Ogan Ilir

Pulang Nonton Orgen Tunggal, Warga Pemulutan Barat Ogan Ilir Tewas Dikeroyok Orang tak Dikenal

Kapolsek Pemulutan AKP Iksan membenarkan telah terjadi kasus pengeroyokan di Desa Cahya Marga, Kecamatan Pemulutan Selatan Ogan Ilir

Pulang Nonton Orgen Tunggal, Warga Pemulutan Barat Ogan Ilir Tewas Dikeroyok Orang tak Dikenal
Ilustrasi dikeroyok 

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA-- Kasus pembunuhan terjadi di Desa Cahaya Marga, Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (15/8/2019). Dimana seorang pria, bernama Alting (45) tewas dikeroyok kawanan orang tak dikenal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga Sribanding, Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir ini tewas dikeroyok oleh orang tak dikenal usai menonton Orgen Tunggal, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kamis subuh.

Pulang menonton OT, ia dihadang oleh pelaku yang saat ini tengah dalam penyelidikan, yang menusukkan senjata tajam berkali-kali ke tubuhnya.

"Sekitar subuh tadi, setelah pukul 03.00 WIB usai nonton orgen," ujar Kepala Desa Sribanding, Arfan.

Ia mengatakan, korban pun sempat dibawa ke RS Bari Palembang. Namun, akhirnya nyawa korban tak tertolong lagi.

"Kalau penyebabnya tidak tau, yang saya dengar hanya seperti itu," jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kapolsek Pemulutan AKP Iksan membenarkan telah terjadi kasus pengeroyokan di Desa Cahya Marga, Kecamatan Pemulutan Selatan Ogan Ilir Kamis (15/8/2019) subuh tersebut. Diduga, peristiwa tersebut terjadi lantaran ribut-ribut saat menonton OT malam itu.

"Benar (kasus pengeroyokan), setelah itu korban dihadang oleh pelaku," ujarnya saat dikonfirmasi.

Saat ini, petugas Polsek Pemulutan tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut. Pihaknya telah menurunkan petugas di lokasi kejadian.

"Kita sedang memeriksa TKP dan keterangan saksi, nanti kalau ada perkembangan kita informasikan," jelasnya. 

Hasmon Pilih Merantau dari Bengkulu ke Muratara, Raup Untung dari Jual Pernak-pernik Kemerdekaan

Uang Beli Galon Sudah Mampu Beli Motor, Musim Kemarau Warga Lubuklinggau Krisis Air Bersih

Kisah Kartosoewirjo di Detik Kematian, Soekarno Pun Menangis Tandatangani SK Hukuman Matinya

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved