Penambang Tertimbun Longsor

Korban Yang Tewas Tertimbun Longsor Bermaksud Menambang Batu Untuk Pembangunan Pesantren

Korban Yang Tewas Tertimbun Longsor Bermaksud Menambang Batu Untuk Pembangunan Pesanteren di Desanya

Korban Yang Tewas Tertimbun Longsor Bermaksud Menambang Batu Untuk Pembangunan Pesantren
IST
EVAKUASI : Tampak puluhan warga sedang melakukan evakuasi warga Desa Kerinjing Kota Pagaralam yang tertimbun longsor saat sedang menambang batu, Selasa (13/8/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kejadian tragis yang menimpa Empat warga Desa Kerinjing Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam yang menjadi korban longsor dilokasi penambangan pasir dan batu tradisional dikawasan Talang Sekuad Desa Kerinjing menyisahkan kesedihan bagi keluarga dan warga sekitar.

Pasalnya para korban ini dikabarkan belum lama melakukan aktivitas penambangan batu tersebut. Bahkan para korban ini menambang batu untuk pembangunan pesanteren yang ada di Desa Kerinjing tersebut.

"Setahu kami selama ini mereka menambang batu disini untuk mengisi material batu pembangunan pesanteren yang ada di Desa Kerinjing ini dek," ujar Piter salah satu keluarga korban.

Penambang Pasir di Pagaralam Tewas Tertimbun Longsor, Dua Tewas dan Satu Kritis

Dua Jam Lebih Korban Longsor Di Penambangan Pasir dan Batu Di Pagaralam Baru Bisa Dievakuasi

Dikabarkan saat ini kebutuhan material batu dipembangunan pesanteren sudah cukup. Namun anehnya para korban masih melakukan aktivitas penambangan.

"Kalau kami tidak salah saat ini tidak ada lagi permintaan material batu untuk pembangunan pesanteren. Namun kami tidak tahu kenapa para korban ini masih melakukan aktivitas penambangan ini," katanya.

Dari empat korban dua korban tewas dilokasi yaitu Dedi (37) dan Miki (25) karena terimbun dan tertimpa batu. Sedangkan Mirlan (50) saat ini kondisinya masih kritis karena sempat tertimbun longsor namun berhasil dievakuasi dalam keadaan masih hidup. Sedangkan Tedi (40) korban selamat karena saat kejadian berada cukup jauh dari lokasi longsor.

Kejadian tertimbunnya tiga warga Kerinjing ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Warga mendapat kabar dari pemilik kebun yang tidak jauh dari lokasi bahwa ada penambang batu dan pasir terimbun longsor.

Meskipun lokasi penambangan tidak terlalu jauh dari permukiman warga yaitu sekitat 1 kilometer dan bisa ditempu dengan menggunakan kendaraan bermotor. Namun karena korban tertimbun cukup dalam akhirnya tidak bisa diselamatkan.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved