Berita Palembang

Perhiasan Batu Mulia Asal Kota Martapura Kalimantan Ditawarkan Mulai Puluhan Ribu Rupiah, Disini

Anek jenis perhiasan cantik terbuat dari bahan batu mulia asal Kota Martapura Kalimantan Selatan dipamerkan di ajang Infrada Sumsel 2019.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Penanggungjawab Booth Permata Martapura, Noor Hikmah saat memperlihatkan koleksi perhiasan batu mulia di ajang Infrastruktur Daerah (Infrada) Sumsel 2019 yang dihelat hingga 9 Agustus. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penggemar perhiasan dari batu permata barangkali bisa melihat-lihat koleksi Permata asal Kota Martapura Kalimantan Selatan di gelaran Investasi dan Infrastruktur Daerah atau Infrada Sumsel 2019 yang dihelat hingga 9 Agustus mendatang.

Di booth asal Provinsi Kalimantan Selatan ini pengunjung bisa mendapatkan produk yang berasal dari batu mulia lainnya seperti batu safir, rubi, bacan hingga titanium buatan UMKM di Kota Martapura.

Penanggungjawab Booth Permata Martapura, Noor Hikmah menjelaskan meski berbagai perhiasan tersebut dibuat dengan bahan batu mulia namun harga yang cukup terjangkau mulai puluhan ribu.

"Misalnya saja untuk anting dari titanium kami hargai mulai Rp35 ribu per pasang. Namun, ada juga yang dibanderol dengan harga hingga jutaan rupiah, tergantung bentuk dan kerumitan perhiasan," jelasnya, Rabu (8/7/2019).

Beragam perhiasan tersebut pun tidak hanya bisa dikenakan untuk kaum wanita saja akan tetapi juga bisa digunakan oleh pria.

Merry Kehilangan Suaminya Orang Kalimantan, Terakhir Pergi Jalan Pagi ke Arah Tangga Takat SU II

Tahirin Beserta Isteri dan 2 Anaknya Mendadak tak Punya Tempat Tinggal, Hanya Pakaian di Badan

Waspada Dukun Cabul Incar Ibu Muda di Lahat, Bermodus Pengobatan.

Untuk wanita tentu saja bentuk perhiasannya lebih banyak jenisnya seperti gelang, anting, kalung, bros hingga jepit rambut sedangkan untuk pria tersedia cincin batu akik.

Bukan hanya bentuknya yang menawan, perhiasan-perhiasan ini pun memiliki warna yang juga ciamik. Tak melulu berwarna lembut seperti putih, merah muda atau biru muda saja namun banyak pula yang berwarna cerah hingga gelap seperti merah, biru dan hitam.

"Sebagian besar penyuka perhiasan memang wanita sehingga kami buat lebih banyak untuk kalangan ini," ujar dia.

Kerap berkeliling ke beberapa daerah, Noor mengatakan produk perhiasan batu mulia asal Kalsel ini tetap ramai peminat meski banyak perhiasan serupa dari daerah lain.

Hal ini karena produk perhiasan ini mengikuti tren yang sedang berkembang.

"Selain juga karena produk kami ini murah dan tetap berkualitas. Biasanya produk yang paling disukai konsumen produk bros atau cincin yang di tengahnya ada batu mulianya." tutup Noor.(mg3)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved