Berita PALI

Tahirin Beserta Isteri dan 2 Anaknya Mendadak tak Punya Tempat Tinggal, Hanya Pakaian di Badan

Tahirin beserta isteri dan dua anaknya warga Desa KArang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ini kehilangan rumah karena terbakar.

Tahirin Beserta Isteri dan 2 Anaknya Mendadak tak Punya Tempat Tinggal, Hanya Pakaian di Badan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Musibah kebakaan menghanguskan rumah milik Tahirin warga Dusun 4 Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI -- Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga Dusun 4 Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI atau Penukal Abab Lematang Ilir.

Rumah panggung kayu terbakar ini diketahui milik Tahirin (59) yang terjadi sekira pukul 17.30 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa saat si jago merah melahap rumah keluarga Tahirin bersama istri dan kedua anaknya tersebut.

Lantaran, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya, sehingga tidak ada satupun barang-barang yang bisa diselamatkan.

"Saat kejadian, kami sekeluarga sedang keluar ke rumah tetangga. Namun sewaktu pulang diketahui api sudah membesar membakar rumah kami," ungkap korban Tahirin, Rabu (7/8/2019).

Penyebab kebakaran tersebut, ia belum mengetahui secara pasti, lantaran saat itu rumahnya sedang dalam keadaan kosong.

Kongres PDIP 2019 : PDIP Sumsel Solid Tetap Dukung Dan Inginkan Megawati Terus Memimpin

Seleksi CPNS Segera Dibuka, Lihat Tahapan Pendaftaraan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019

Petugas Gabungan dari Polresta Amankan Empat Orang Diduga Pelaku Pungli Di Kawasan Plaju

"Kemungkinan besar dari arus korsleting listrik dari ruang tengah," jelasnya.

"Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, kami hanya bisa pasrah melihat hanya pakaian di badan yang tersisa," jelasnya.

Kepala Desa Karang Agung, A Haris menuturkan saat kejadian, penghuni rumah sedang mengunjungi kerabatnya.

Saat terbakar warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

"Warga berupaya memadamkan api, tapi karena material rumah terbuat dari kayu, api sulit dipadamkan yang akhirnya menghanguskan rumah dan isinya. Sementara satu mobil Damkar datang terlambat karena memang jaraknya cukup jauh," kata Kades.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved