Petugas Gabungan dari Polresta Amankan Empat Orang Diduga Pelaku Pungli Di Kawasan Plaju

Petugas Gabungan dari Polresta Amankan Empat Orang Diduga Pelaku Pemalakan Di Kawasan Plaju

Petugas Gabungan dari Polresta Amankan Empat Orang Diduga Pelaku Pungli Di Kawasan Plaju
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Kasub Pidum, Ipda Andrean dan Kanit Tekab 134, Polresta Palembang, ketika memimpin razia pungli di kawasan plaju, Rabu (7/8). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Maraknya laporan masyarakat tentang adanya pelaku pungli dengan modus parkir liar di kawasan pasar Plaju Palembang, membuat Sat Reskrim, Unit Pidum (pidana umum) dan unit Tekab 134 Polresta Palembang langsung turun ke lokasi, Rabu (7/8), siang.

Alhasil, petugas gabungan reskrim, Pimpinan Kasat Reskrim, Kompol Yon Edi Winara, berhasil meringkus empat pelaku yang diduga pemalan dan sering meresahkan warga dikawasan Plaju.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit Tekab Iptu Tohirin didampingi Kasubnit Pidum Ipda Andrean mengatakan, penangkapan terhadap empat pelaku diduga pemalak ini berawal dari adanya laporan masyarakat.

Video: Warga Pagaralam Temukan Mayat Wanita Dengan Leher Tergorok

Mengenal Lebih Dekat Katim Gondrong Dari Lubuklinggau

VIRAL Sosok Kuntilanak Tertangkap Kamera Ponsel Saat Mati Lampu, Pemilik Foto: Terimakasih PLN

Dimana, ada keluhan masyarakat, mengatakan sering terjadi pungki di TKP (Tempat kejadian perkara), karena itulah membuat tim gabungan Pidum dan Tekab 134, langsung terjun ke lokasi untuk menyisir daerah yang sering dijadikan oknum pelaku tempat melakukan pungli.

“Dari penyisiran ini kita berhasil mengamankan empat pelaku pungli parkir liar yang telah meresahkan masyarakat, dengan modus pungli parkir liar ini sendiri mengambil parkir tanpa ada Restribusi resmi dari pemerintah, hanya untuk kepentingan pribadi saja," Ungkapnya.

Lanjut Tohirin, diketahui dari laporan masyarakat setiap pengendara khususnya kendaraan roda dua, mereka meminta uang Rp 5 ribu. sementara saat warga memberikan Rp 2 ribu mereka justru menolak.

Ditambahkanya, nantinya ke-4 pelaku akan didata," dan setelah didata kan dikembali. Jika masih melakukan aksi akan kita tindak kembali," katanya.

Sedangkan, salah satu pungli yakni AB (50), ketika diwawancarai awak media, enggan berkomentar banyak. Dirinya pun hanya menundukan kepalanya" Nanti lah pak, jangan tanya-tanya," ucapnya singkat. (diw).

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved