Berita Muratara

Musim Hujan Berlumpur, Musim Kemarau Berdebu, Jalan Poros Desa di Muratara Ini Akhirnya Dibangun

Jalan poros desa Tanjung Raja dan Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akhirnya dibangun.

Musim Hujan Berlumpur, Musim Kemarau Berdebu, Jalan Poros Desa di Muratara Ini Akhirnya Dibangun
TRIBUN SUMSEL.COM/Rahmat Aizullah
Kondisi jalan berlumpur saat musim penghujan di Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Jalan poros di Desa Tanjung Raja dan Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir Muratara atau Musi Rawas Utara akhirnya dibangun.

Sebelumnya jalan yang masih berupa tanah kuning tersebut berlumpur saat musim penghujan dan berdebu saat musim kemarau.

"Kalau musim kemarau jalan di sini berdebu kalau musim hujan jalannya berlumpur licin," kata Wakil Bupati Muratara, Devi Suhartoni setelah meninjau jalan yang akan dibangun tersebut, Minggu (4/8/2019).

Devi menegaskan, dirinya akan turun langsung mengawasi seluruh proyek pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Muratara.

Dengan melakukan pengawasan secara berkala, diharapkan pembangunan infrastruktur di wilayah Muratara bisa berjalan dengan maksimal dan berkualitas.

"Kita ingin pembangunan yang ada ini berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat dalam waktu yang lama," harapnya.

Pedagang Pakaian Bekas di Pasar Inpres Muaraenim Kebanjiran Pembeli di Akhir Pekan, Ini Faktanya

Wakapolda Sumsel akan Diganti Wakapolda Lampung, Wakapolresta Palembang Jabat Kapolresta Barelang

Pulang dari Palembang tidak Menemukan Isteri di Rumah, Hendra Pukul Isteri Hingga Terluka

Selain jalan, Devi Suhartoni juga meninjau pembangunan jembatan Sungai Putih di Desa Tanjung Raja bersama tim pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muratara.

"Anggaran pembangunan jembatan Sungai Putih ini senilai Rp 4,5 miliar. Kalau panjangnya 24 meter, tinggi 6 meter, lebar jembatan 9 meter," kata Jazili, pengawas dari Dinas PUPR Muratara.

Khusus pembangunan jalan di Desa Tanjung Raja dan Desa Belani, pihaknya sudah lakukan sket kondisi jalan.

"Untuk spot-spot yang parah kita bangun rigit beton, kalau yang spot tidak parah akan diaspal saja," ungkapnya.

Pembangunan jalan di Desa Belani menelan anggaran sebesar Rp 4 miliar lebih dan dibangun di tiga spot terlebih dahulu.

Jalan itu akan dibangun secara bertahap, sebab jika dibangun sekaligus setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 35 miliar. (tribunsumsel.com/CR14)

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved