Sekat Bakar Dan Karhutla, Kebakaran Hutan dan Lahan
Kebakaran Hutan dan Lahan pada tahun-tahun yang lalu telah menyisakan kisah panjang dari berbagai sendi kehidupan,
Sekat Bakar Dan Karhutla, Kebakaran Hutan dan Lahan
Oleh: Antoni Anwar
Fire Marshal Spesialist
Kebakaran Hutan dan Lahan pada tahun-tahun yang lalu telah menyisakan kisah panjang dari berbagai sendi kehidupan, tidak hanya kisah sedih yang meninggalkan kesan mendalam baik bagi masyarakat, pemerintah, TNI, Polri.
Banyak cara dan langkah yang dilakukan dari unit usaha tersebut berusaha bangkit dari keterpurukan tersebut.
Langkah dan cara yang dilakukan pasca kebakaran hutan dan lahan dapat dijadikan salah satu indikator keseriusan mereka untuk menanggulangi permasalahan ini, agar tidak terjatuh pada situasi yang sama.
Dari hasil pengamatan penulis mengenai antisipasi dan tindakan yang diambil oleh Unit Usaha pasca kebakaran dapat ditarik kesimpulan : ada beberapa tipe cara unit usaha menyikapi terjadinya kebakaran hutan dan lahan berdasarkan ketanggapan mereka menyikapi kejadian ini.
Yang pertama adalah Unit Usaha yang menyikapi bahwa ini adalah tantangan bagi unit usaha itu untuk bergerak lebih maju sehingga mereka melakukan perbaikan perbaikan secara menyeluruh.
Yang kedua adalah Unit usaha yang apatis dan merasa ini bukanlah hal yang permanen akan terjadi pada unit usaha tersebut, dan yang terakhir adalah Unit Usaha yang mencoba melakukan manuver-manuver perbaikan yang sifatnya hanya melengkapi ataupun sekedar memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Apa yang disimpulkan diatas dapat dianalisa dari berbagai bentuk strategi-strategi usaha yang dilakukan oleh sebuah Unit Usaha untuk melakukan persiapan baik sebelum maupun sesudah terjadinya kebakaran baik terhadap Hutan maupun Lahan.
Menurut pemikiran penulis mengatasi kebakaran hutan dan lahan ini agar ada dua upaya yang harus dilakukan untuk mencegah terulangnya kebakaran hutan dan lahan upaya tersebut adalah Pencegahan dan upaya Penanggulangan kebakaran, dari upaya ini dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi strategy-strategy yang harus dilakukan.
Banyak Strategi yang dilakukan didalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, didalam tulisan tulisan terdahulu secara lugas dan gamblang apa saja tindakan yang dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan telah dipaparkan tidak hanya oleh penulis juga oleh pakar-pakar yang ada.
Akan tetapi pada apa yang akan dipaparkan kali ini penulis lebih mengkhususkan mengenai Penanggulangan kebakaran tersebut atau dengan kata lain adalah proses bagaimana melakukan pemadaman terhadap api di dalam kebakaran tersebut.
Proses penanggulangan kebakaran ada dua kategori : 1) penanggulangan kebakaran dalam skala kecil dan penanggulangan kebakaran dalam skala besar dan meluas.
Terlepas dari kedua hal tersebut diatas runut utama proses Penanggulangan kebakaran adalah: Persiapan Pemadaman didalam proses Persiapan ini yang dilakukan adalah proses penyampaian berita kebakaran, mempersiapkan anggota dan Peralatan yang akan digunakan utk proses pemadaman, Tehnis Pemadaman didalam teknis pemadaman ini biasanya lebih banyak penekanan ke strategy-strategy yang dilakukan untuk memedamkan dan mencegah meluasnya api, slah satunya adalah metoda pembuatan Sekat Bakar Sekat Bakar sendiri adalah sebuah proses mengeliminasi lokasi kebakaran dengan membuat sekat antara lahan yang sudah terbakar dengan lahan yang belum terbakar.
Atau dengan kata lain sekat bakar adalah sebidang tanah berbentuk jalur yang dibersihkan dan berfungsi memisahkan antara areal yang diperkirakan sebagai sumber datangnya api dengan areal yang harus diamankan dari kebakaran secara garis besar, sekat bakar merupakan metodepengisolasian bahan bakar merupakan metode untuk mengurangi luasan area yang terbakar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kebakaran-hutan-dan-lahan-karhutla-tepatnya-di-desa-palemraya-dusun-1-kecamatan-indralaya-utara.jpg)