Berita Muaraenim

PT TELGelar Pelatihan Wirausaha Pengolahan Buah SAwo Jadi Kue Wajik dan Dodol Rasa Sawo

PT TEL menggelar pelatihan Wirausaha pengolahan buah Sawo di Balai Desa Dangku, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muaraenim.

PT TELGelar Pelatihan Wirausaha Pengolahan Buah SAwo Jadi Kue Wajik dan Dodol Rasa Sawo
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
PT Tanjungenim Lestari Pulp And Paper (PT TEL) bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar pelatihan Wirausaha pengolahan buah Sawo di Balai Desa Dangku, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muaraenim, Muaraenim, Rabu (3/7). 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-- PT Tanjungenim Lestari Pulp And Paper (PT TEL) berkerjasama dengan Dinas Pertanian Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar pelatihan Wirausaha pengolahan buah Sawo di Balai Desa Dangku, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muaraenim, Muaraenim, Rabu (3/7/2019).

Ketua tim CSR PT TEL, Suparno mengatakan bahwa tujuan diadakan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Dangku yang merupakan salah satu desa sentra produksi buah sawo.

Karena dahulu masyarakat hanya menjual buah Sawo tanpa ada inovasi, dengan pelatihan ini bisa buah Sawo bisa dijadikan kue Wajik dan dodol rasa Sawo.

Pelatihan ini, lanjut Suparno, bekerjasama dengan Unsri dan Dinas Pertanian Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA).

Pelatihan diikuti oleh 20 orang yang merupakan anggota Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Srikandi, Desa Dangku.

Bupati OKU Lantik 77 Pejabat Eselon, Yoyin Arifianto Jabat Camat Lengkiti Kabupaten OKU

PGK Jembatani Pelaku UMKM Melalui Rumah Kreatif untuk Solusi Pengembangan dan Modal Usaha

Hakim Pengadilan Negeri Palembang Vonis 17 Tahun Penjara untuk Zulholis Terdakwa Kurir Narkoba

Pemateri Dr Ir Parwiyanti MP dari UNSRI Palembang dengan materi pengolahan buah sawo untuk dijadikan kue wajik dan dodol rasa sawo.

Disamping Pelatihan Buah Sawo, juga diberikan bantuan beberapa peralatan untuk menunjang produk siap dipasarkan.

Sementara itu Kepala Departemen CSR PT TEL Raden Ahmad Najamudin mengatakan bahwa PT TEL memiliki semangat untuk membantu dan mengembangkan setiap desa binaan PT TEL yang memiliki potensi untuk memiliki produk unggulan.

“Warga desa harus mampu mandiri, dalam hal ekonomi kreatif dan harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Minimal untuk pelaku usaha sendiri dan lingkungan sekitarnya. Inilah yang menjadi salah satu tujuan diadakan pelatihan ini," pungkas Najamudin.

Area lampiran

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved