Berita Palembang

Kisah Hidup Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Sekolah Jalan Kaki 16 Km Nyeker, Bayar SPP Pakai Durian

Kisah perjalanan hidup Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli ternyata tak semulus yang dibayangkan hingga dia sampai sukses jadi orang nomor satu

Kisah Hidup Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Sekolah Jalan Kaki 16 Km Nyeker, Bayar SPP Pakai Durian
KOMPAS.COM/FITRI
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli 

Kisah Perjalanan Hidup Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Sekolah Jalan Kaki 16 Km tak 'Nyeker'

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kisah perjalanan hidup Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli ternyata tak semulus yang dibayangkan hingga dia sampai sukses jadi orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli kecil, bukanlah lahir dari anak orang kaya tetapi lahir dari anak petani di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kegigihan Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli saat masih kecil untuk maju berbuah manis hingga saat ini menjadi jenderal bintang dua.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menceritakan bagaimana perjuangan hidupnya hingga sukses sampai sekarang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menceritakan mulai dari sekolah di desa yang harus berjalan kaki sejauh 16 kilometer setiap harinya.

Kapolda Sumsel  Irjen Pol Drs Firli MSi  menyambut tangan seorang ibu yang pulang dari sawah di Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten OKU saat pulang kampung.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi menyambut tangan seorang ibu yang pulang dari sawah di Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten OKU saat pulang kampung. (SRIPOKU.COM/LENI JUWITA)

Kapolda Sumsel Irjen Firli Tiba di Palembang, Disambut Unsur Forkopimda Sumsel

Masa kecil Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli MSi yang Dulunya Jualan Spidol di Taman Ria Sriwijaya

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Ungkap Kerinduan Pada Mendiang Ayah dan Perjuangan Berat Masa Kecil

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Gelar Baksos Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan 1, 3-4 Ulu Palembang

 

"Pergi dan pulang sekolah menempuh 16 kilo setiap hari. Sekolah tidak pakai sepatu atau sandal karena memang tidak punya. Bayar sekolah juga bukan pakai uang, tetapi pakai kelapa, durian. Itu diterima kepala sekolah," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menceritakan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/7/2019).

Selesai sekolah dasar (SD), Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menceritakan kembali melanjutkan ke SMP Bakti.

Karena saat itu sangat jarang SMP Negeri sehingga Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menceritakan memilih untuk bersekolah di sekolah swasta.

Saat ujian SMP, karena harus menginduk ke SMP Negeri sehingga harus ke Baturaja.

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved