Kini Lagu Anak-anak Tergerus Moderenisasi

Perlu disadari kini banyak dijumpai anak-anak kecil atau sekarang banyak menyebut kids zaman now yang mengumandangkan bahkan melantunkan nyanyian lagu

Kini Lagu Anak-anak Tergerus Moderenisasi
SRIPOKU.COM/Istimewa
Photo bersama saat perpisahan TK (Taman Kanak Kanak) Kemala Bhayangkari 15 Baturaja. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Perlu disadari kini banyak dijumpai anak-anak kecil atau sekarang banyak menyebut kids zaman now yang mengumandangkan bahkan melantunkan nyanyian lagu-lagu dewasa, bukan lagu anak. Bahkan ada yang secara fasih dan hafal secara keseluruhan tiap kata dalam liriknya.

Contoh saja lagu Sayang (Via Vallen), Asal Kau Bahagia (Armada Band), atau bahkan lagu luar We Don’t Talk Anymore (Charlie Puth), sering terdengar dinyanyikan anak-anak kecil di lorong-lorong gang sambil bermain dengan teman-temannya.

Download Kumpulan Lagu Anak-anak Indonesia Terpopuler Sepanjang Masa, Lengkap dengan Videonya

Lagu Anak-anak Semakin Menipis, Ini yang Dilakukan Anji Manji Sebagai Musisi

Generasi kelahiran 1990-an pasti kenal dengan lagu Cicak di Dinding, Abang Tukang Bakso, Topi Saya Bundar, dan lainnya. Lagu-lagu tersebut sering sekali ditampilkan dalam tayangan hiburan di televisi, pentas seni, lomba antar sekolah, bahkan di pusat perbelanjaan. Namun sekarang keberadaan lagu anak populer pada jamannya itu seakan tergerus arus modernisasi. Fakta ini tak bisa disangkal. Semakin langkanya lagu-lagu anak bukanlah tanpa alasan. Sebetulnya penyanyi cilik itu banyak dan tenar. Salah satu contohnya adalah CJR, hanya saja lagu yang dirilis bertemakan percintaan gejolak kawula muda. Lalu apa sebenarnya yang menjadi kendala?

Ternyata, Indonesia terlebih di Sumsel tidak pernah kehabisan orang-orang pintar yang mampu mencipatakan lagu anak-anak. Tapi karena saat ini masuk era komersial dan industri, maka terkesan lagu-lagu anak tak laku dijual. Kalau laju, jumlah pembelinya tak begitu banyak.

Tanpa berpikir komersial dan mengutamakan edukasi kepada anak-anak, para pengajar di Taman Kanak-Kanak (TK) Kemala Bhayangkari 15 Baturaja terus berkarya menciptakan lagu anak-anak. Hal itu dibuktikan dengan unjuk kebolehan di TK tersebut dengan menampilkan pemenang lomba Cipta Lagu Tingkat Propinsi dan di acara pelepasan dan perpisahan, Sabtu (15/6)).

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari OKU Futy Nurhadiansyah menyatakan, TK Bhayangkari Baturaja banyak potensi yang dimiliki TK Bhayangkari Baturaja. Diantaranya meraih juara III tingkat Propinsi dalam lomba Cipta Lagu Anak Anak. Kemudian menjadi juara II tingkat Kabupaten OKU dalam lomba menggambar.

"Kita berhasil menggarap lagu bertema anak-anak, kendati hanya meraih juara III tingkat Provinsi," katanya.

Dikatakan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari OKU, sejumlah prestasi yang diraih oleh TK Kemala Bhayangkari Baturaja tidak terlepas dari bimbingan dan arahan Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari . "Anak-anak harus ceria, makanya haru ceria dan memberikan nilai edukasi dengan berbagai tema, seperti tentang alam dan lingkungan, keluarga dan agama," katanya.

Sementara di acara perpisahan TK Kemala Bhayangkari 15 Baturajayang dihadiri Kapolres OKU Dra Ni Ketut Widayana Sulandari, Kadis Pendidikan diwakili Kabag PAUD dan para orang tua wali siswa , ibu ibu Bhayangkari dan undangan Para tamu undangan disuguhi lagu lagu hiburan penampilan anak-anak taman kanak –kanak. Dikesempatan itu, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari OKU Futy Nurhadiansyah melaporkan, TK Kemala Bhayangkari 15 Baturajaterus berkompetisi dan mengikuti dunia pendidikan .Saat ini siswa baru yang mendaftar sebanyak 40 siswa dan 17 siswa lama, pendaftaran masih dibuka sampai bulan juli. (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved