Dibayar Ratusan Juta untuk Lakukan Gimmick, Andika Mahesa Ngaku Insaf Gegara Alasan Menyentuh Ini
Saat diklarifikasi soal upah menjadi kekasih settingan mencapai Rp100 juta, Andika Mahesa pun membenarkan.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Bagi sebagian orang sosok Andika Mahesa sepertinya sudah tak lagi asing.
Ya, sejak muncul bersama grup band, Kangen Band beberapa tahun lalu, nama Andika Mahesa semakin dikenal publik.
Apalagi kini, Andika Mahesa memiliki panggilan khusus dari netizen yang menunjukkan identitasnya.
Ialah Babang tampan atau babang tamvan.
Bukan tanpa alasan julukan babang tamvan tersebut menempel pada dirinya karena Andika Mahesa diketahui sering gonta ganti pasangan.
• Viral Video Dua Polantas yang Dimarahi Pengendara Motor, Ini yang Dilakukan Kapolres Lubuklinggau
• Tak Mau Bongkar Dugaan Penggelembungan Suara, Saksi Partai NasDem Kecewa dengan KPU Sumsel
• Lama Tak Terlihat di Majalah Dewasa, Ternyata Model Cantik Ini Sudah Mualaf, Lihat Nasibnya Sekarang
Namun tak banyak yang tahu, dibalik sebutan babang tamvan yang kini melekat sebagai identitasnya membuat anak-anaknya dibully di sekolah.
Tak hanya itu, Andika merasa selama ini orang memandangnya sebelah mata.
Dilansir oleh Grid.ID dari tayangan Hot Shot yang diunggah kanal YouTube Surya Citra Televisi (SCTV) pada Kamis (25/4/2019), pria berusia 35 tahun itu mengaku semua yang selama ini terlihat hanyalah settingan.
"Jadi orang mikir banyak cewek ini, disangka kan beneran. 'Wah Andika nih sok ganteng kan'," ungkapnya.
"Padahal gue bilang dalam hati gue 'apa, gue cuma settingan dan gue cuma dikasih uang ya gue terimalah'," kata Andika.
Perlakuan tak menyenangkan yang diterima anak-anaknya membuat Andika merasa bersalah.
"Kalau merasa bersalah pasti ya karena yang jelas gue merasa," ujar Andika.
"Gue sih sadar sampai sekarang ternyata anak-anak gue sudah tumbuh besar, sudah mengerti ayahnya sudah mengerti papanya, gitu kan," ucapnya.
Tak cukup sampai di situ, Andika juga meminta maaf langsung pada anak-anaknya.
"Sampai kemarin gue minta maaf sama anak-anak gue, gue kumpulin, dan tetap aja namanya anak tetap nangis ya, setiap hari dicengin sama teman-temannya, seetiap hari dibully," imbuhnya.
Andika merasa takut perlakuan bully yang diterima nantinya akan memengaruhi mental sang anak.