Jelang Ramadhan, Sat Pol PP Provinsi Sumsel, TNI, Polri, dan BNN Amankan Puluhan Orang dan Satu WNA

Jelang Ramadhan, Sat Pol PP Provinsi Sumsel, TNI, Polri, dan BNN Amankan Puluhan Orang dan Satu WNA

Jelang Ramadhan, Sat Pol PP Provinsi Sumsel, TNI, Polri, dan BNN Amankan Puluhan Orang dan Satu WNA
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Pol PP Sumsel bersama pihak terkait menggelar razia di sejumlah tempat hiburan di Palembang, Kamis (2/5/2019) dinihari. 

Terakhir petugas merazia Mansion Cluh dan komplek Ramayana.

Di Ramayana petugas l mengamankan satu pengunjung yang tidak membawa kartu identitas dan oknum yang mengaku anggota polisi.

Kasat Pol PP Pemprov Sumsel, Aris Saputra mengatakan giat razia yang dilakukan guna menyambut bulan suci ramadhan sehingga pihaknya mengimbau agar tempat hiburan malam seperti diskotik, cafe dan beberapa hotel agar tidak beroperasi selama bulan suci ramadhan sejak H-1 hingga H+2 lebaran.

"Untuk giat malam ini ada beberapa yang kita amankan. Antara lain 32 warga yang tidak memiliki KTP atau surat domilisi tinggal di Palembang atau Sumsel, enam pasangan asusila dan satu WNA," ujarnya.

Aris mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya bagi pemilik, pengelola dan pengusaha tempat–tempat hiburan malam dan sejenisnya untuk tidak beroperasi sepanjang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Hal tersebut bertujuan untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kita ingatkan kembali dimulai dari H-1 hingga H+2 setelah bulan suci Ramadhan agar pemilik tempat hiburan untuk tutup sementara. Hal ini guna menjaga ketenteraman, ketertiban, dan kekhusukan bagi masyarakat yang menunaikan ibadah puasa," jelasnya.

Kendati demikian, diakui Aris ada pengecualian yang tidak bisa menutup secara full karena tempat-tempat hiburan tersebut menyatu dengan hotel.

Menurutnya, akan tempat hiburan tersebut diperkenankan untuk tetap dibuka namun diatur waktu operasionalnya yaitu pukul 21.00 WIB – 24.00 WIB.

“Namun, tidak diperkenankan menyediakan wanita-wanita penghibur, hiburan tetap jalan namun dibatasi,” terangnya.

===

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved