Berita Palembang

Gubernur Sumsel Herman Deru Pastikan Jembatan Musi VI Rampung Tahun 2020

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang terus berupaya melanjutkan penyelesaian pembangunan jembatan Musi VI.

Gubernur Sumsel Herman Deru Pastikan Jembatan Musi VI Rampung Tahun 2020
Dok. Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat meninjau pembangunan jembatan Musi VI dan penyerahan sertifikat tanah program Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) di Palembang, Sabtu (13/4) 

Sedangkan pembebasan bidang tanah yang masih belum terlaksana, Gubernur mengharapkan dukungan dari para tokoh setempat.

Mengingat pembangunan jembatan Musi VI tidak hanya menekankan keindahan dan fisik jembatannya saja, melainkan juga keindahan di wilayah sekitar jembatan, baik di Ilir maupun di bagian Ulu.

Gubernur Sumsel H Herman Deru Janjikan Tahun 2020 Jembatan Musi VI Palembang Bisa Dilalui Kendaraan

Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat meninjau pembangunan jembatan Musi VI dan penyerahan sertifikat tanah program Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) di Palembang, Sabtu (13/4)
Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat meninjau pembangunan jembatan Musi VI dan penyerahan sertifikat tanah program Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) di Palembang, Sabtu (13/4) (Dok. Pemprov Sumsel)

"Akses menuju jembatan musi enam ini akan ditingkatkan seperti ketersediaan fasilitas umum."

"Hingga nantinya jembatan ini dapat menjadi obyek wisata baru bagi masyarakat," tambahnya.

Selain meninjau kelanjutan pembangunan jembatan Musi VI, dikesempatan yang sama Gubernur Herman Deru juga secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah program PTSL kepada warga seberang Ulu.

Dalam pembuatan sertifikat tanah Herman Deru menjamin tidak ada pungutan.

Di lain pihak, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Darma Budhi mengatakan,, kontrak pembangunan jembatan Musi VI dimulai pertama kali pada tahun 2015 menggunakan dana APBD provinsi Sumsel.

Tahap pertama pembangunan jembatan Musi VI tahun kontrak 2015, dengan jenis kontrak tahun jamak dengan masa pelaksanaan 756 hari kerja, nilai kontrak Rp. 344.320.772.000,00.

Kemudian untuk pembangunan tahap kedua juga bersumber dari APBD Provinsi Sumsel, tahun anggaran 2018, jenis kontrak tahun jamak, nilai kontrak Rp. 219.677.000.000,00 dengan masa pelaksanaan 360 hari kerja dan masa pemeliharaan 360 hari kerja dengan kontraktor pelaksana PT Nindya Karya.

Sementara itu, untuk realisasi dan sisa kebutuhan anggaran proyek jembatan Musi VI, Darma Budhi menjelaskan, kontrak tahap pertama nilai kontrak awal sebesar Rp. 344.320.772.000, 00. dan nilai final amandemen Rp. 344.320.772.000, 00 (bobot terhadap keseluruhan 60,4%).

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved