Toleransi Beragama
Masyarakat memiliki latar belakang beragam, seperti etnis (suku), bahasa, dan juga agama dan kepercayaan.
3. Penyimpangan yang masih dapat diterima dalam pengukuran kerja ( KBBI, 2012 : 1445 ).
Merujuk makna kata ini, maka toleran ditampilkan dalam sifat atau sikap (toleransi) berupa tenggang rasa dalam menghadapi perbedaan pendapat, kepercayaan ataupun kebiasaan antar sesama.
Namun demikian sifat dan sikap toleran ini memiliki batas-batas yang masih dibolehkan atau diterima berdasarkan ketentuan yang ada.
Tak terkecuali dalam agama. Ketentuan berdasarkan pendapat, menyangkut pendirian atau jati diri.
Sedangkan berdasarkan pandangan, mungkin menyangkut filsafat hidup.
Lalu berdasarkan pandangan terkait dengan latar belakang profesi misalnya.
Sementara kepercayaan berhubungan dengan keyakinan agama.
Kemudian berdasarkan kebiasaan dan kelakuan terkait erat dengan norma-norma adat atau etika sosial.
Masing-masing memiliki ukuran berdasarkan kriteria yang sudah dibakukan.
Sejalan dengan ukuran itu, maka toleransi baru dinilai benar, apabila mampu menampilkan sikap dan sifat yang serasi dengan ketentuan pendapat, pandangan, kepercayaaan, kebiasaan ataupun kelakuan yang sudah terbakukan itu.
Kemampuan untuk menunjukkan sikap untuk menghargai, membiarkan (tidak mengganggu), atau membolehkan semuanya itu dilakukan oleh pemilik atau pendukungnya meskipun ada perbedaan dengan pendirian kita, baik menyangkut pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan ataupun kelakuan.
Batas-batas Toleransi.
Dalam artikelnya "Belajar Rukun dari Jalan Enggano," Mimi Kartika melukiskan kehidupan masyarakat bertetangga yang memiliki keyakinan agama yang berbeda di Jalan Enggano, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Di kawasan itu sejak 60 tahun lalu telah didirikan dua bangunan rumah ibadah, yakni Masjid Al-Muqarrabien dan Gereja GMIST Mahanaim. Gereja didirikan tahun 1957 dan Masjid menyusul setahun setelahnya (1958).
Kedua bangunan itu hanya dipisahkan sebuah dinding setinggi sekirat 3,5 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jalal_20180212_095122.jpg)