Pembunuhan Mahasiswi UIN RF Palembang

Fakta Baru Pembunuhan Mahasiswi UIN RF Palembang. Korban Dirampok Usai Mengantar Ibu ke Kebun

Korban ditemukan tewas dengan kondisi telanjang didalam semak belukar di Desa Menanti, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim.

SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI/HANDOUT
Petugas Polsek Gelumbang Polres Muaraenim dibantu masyarakat saat mengecek penemuan mayat seorang wanita di semak-semak kebun karet Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim. Mayat tersebut kemudian diketahui bernama Fatmi Rohanayanti (20) mahasiswi UIN RF Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri
SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Fakta baru kasus perampokan disertai pembunuhan dan pemerkosaan yang menimpa Fatmi Rohanayanti (20) Mahasiswi semester III Fakiltas Syariah, UIN Raden Fatah Palembang.

Fatmi Rohanayanti (20) warga  Dusun VI, Desa Menanti, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim in Sumatera Selatan.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi telanjang didalam semak belukar di Desa Menanti, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim, Kamis (31/1/2091) sekitar pukul 15.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 09.00, korban bersama ibunya dengan mengendarai motor Honda Beat berwarna Putih Hijau BG 3745 KAE, mengantar ibunya ke kebun.

Setelah mengantar ibunya korban langsung pulang. Sekitar pukul 12.00, ibu korban pulang kerumah namun korban belum pulang kerumah sehingga dilakukan pencarian dibantu warga dan kerabat.

Sekitar pukul 15.00, warga bernama Khaerul secara tidak sengaja menemukan seorang mayat perempuan posisi tanpa busana dengan leher dan mulut diikat menggunakan pakaian korban tepatnya di kebun milik Kades Suban Baru bernama Feri.

Fatmi diambil dari posting fotonya di facebook.
Fatmi diambil dari posting fotonya di facebook. (Facebook)

Atas temuan tersebut warga memberitahu ke Polsek Gelumbang, dan langsung dievakuasi serta divisum di RS Prabumulih.

Rektor UIN Berharap Pembunuh Mahasiswinya Segera Ditangkap. Kapolda Sumsel Janji akan Tindak Tegas

Pemkab OKU Timur Batasi Hajatan yang Memakai Hiburan Orgen Tunggal Sampai Pukul 17.00 Sore

Maskapai Wings Air Kembali Layani Penumpang Palembang-Pagaralam (PP) Setiap Hari

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono didampongi Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono, dari hasil pemeriksaan sementara korban diduga telah dirampok dan dibunuh sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP ayat (3).

Dari keterangan Khaerul warga yang menemukan pertamakali bahwa korban ditemukan didalam semak belukar dalam kondisi telanjang dengan leher dan mulutnya terikat menggunakan pakaian korban.

kemudian anggota polsek Gelumbang yg dipimpin Kapolsek Gelumbang bersama anggota puskesmas Gelumbang dan masyarakat membawa mayat ke Rumah Sakit Umum Prabumulih untuk di otopsi.

Setelah dilakukan pemeriksaan benar mayat tersebut adalah korban, sedangkan motor Honda Beat BG 3745 KAE yang dibawanya hilang.

Saat ini, pihaknya telah mengamankan barang bukti satu pasang sendal jepit Hijau, pakaian korban baju, celana dalam dan training yang ditemukan disekitar korban, dan bra yang digunakan untuk mengikat mulut korban.

"Kita belum bisa memastikan apakah diperkosa atau tidak karena masih diperiksa. Sedangkan pelakunya masih dalam penyelidikan, doakan saja cepat terungkap,".(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved