Berita Palembang

Bangun Pasar Tradisional Cheng Ho di Jakabaring, Siapkan 220 Kios Pedagang

PD Pasar Jaya bersama pemerintah setempat menggandeng PT Generasi Muda Momea Perkasa akan membangaun Pasar Tradisional Cheng Ho.

Bangun Pasar Tradisional Cheng Ho di Jakabaring, Siapkan 220 Kios Pedagang
SRIPOKU.COM/REIGAN
Camat Jakabaring bersama Dirut PT Generasi Muda Momea Perkasa, Ir H Ahmad Aman Astra (tiga dari kanan) saat peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tradisional Cheng Ho Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- PD Pasar Jaya bersama pemerintah setempat menggandeng PT Generasi Muda Momea Perkasa akan membangaun Pasar Tradisional Cheng Ho.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menyulap kawasan kumuh yang berada di Jalan Pangeran Ratu Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring Palembang.

Program Pembangunan Pasar Tradisional Cheng Ho ini diharapkan bisa menjadi Icon baru di Jakabaring khusunya di Kota Palembang karena lebih mudah dikenal masyarakat, lantaran namanya sama dan lokasi berdekatan dengan Masjid Cheng Ho Sriwijaya.

Baca: Berita Banyuasin: Sebelum Wafat, Kasubag Humas Polres Banyuasin Rencanakan Pergi Umroh

Dirut PT Generasi Muda Momea Perkasa, Ir H Ahmad Aman Astra mengatakan, rencana serta eksekusi lahan ini sudah dilakukan sejak September 2017 lalu dengan memanfaatkan lahan kosong.

Menurutnya, dipilihnya lokasi berdepanan dengan Pasar Induk Jakabaring, lantaran pasar tersebut tidak 24 jam, jadi masyarakat bisa beralih ke pasar tradisional yang juga dibutuhkan warga.

"Alhamdulillah pada hari bisa ini terwujud, dengan konsep yang bagus Insya Allah bisa bermanfaat bagi masyarakat Seberang Ulu khususnya kawasan Jakabaring," ungkapnya saat peletakan batu pertama, Jumat (16/11/2018).

Baca: Klaim Belum Ada Jalan Khusus, Pengusaha Batubara Hentikan Operasional & Rumahkan Ribuan Sopir

Pasar tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 1 hektare dengan jumlah total berkisar 220 kios dengan lebar 3x4 meter.

Sedangkan masalah harga sewa, 1 kios seharga Rp 50 juta dalam tempo kontrak selama 5 tahun dengan 3 kali angsuran.

"Pembangunannya akan dibuat bertahap, tahap pertama berjumlah 98 kios dan tahap ke dua berkisar 120 kios, kita lihat nanti animo dari masyarakatnya," jelasnya.

Untuk fasilitas sendir, pihaknya mengutamakan kebersihan serta kenyamanan bagi pedagang serta pengunjung di Pasar Tradisional Cheng Ho.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, Link Live Streaming Indosiar Persija Jakarta vs PSM Makassar, Nonton di HP

Setelah pembanguannya selesai, nantinya masyarakat bisa beralih kesini dan tidak perlu jauh-jauh mencari pasar berada di Seberang Ilir.

"Mushala, toilet tempat parkir serta pos jaga akan disediakan, kemudian untuk dagangannya akan ada beragam jenis yang akan di jajakan, seperti buah, makanan serta souvenir," ujarnya.

Camat Jakabaring Palembang, Drs H Romli menambahkan, dibentuknya lahan ini tidak lepas untuk menunjang program pemerintah pusat.

Jadi akan menjadi pusat Kota Baru, lantaran strategis dari segi ekonomi.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, Link Live Streaming Indosiar Persija Jakarta vs PSM Makassar, Nonton di HP

"Kita berharap proyek ini bisa bermanfaat dalam pemberdayaan masyarakat sekitar dan menghidupkan roda perekonomian warga setempat. Kemudian menghilangkan emage kawasan bahaya si Jakabaring," jelasnya.

Sementara itu, Rustam selaku pedagang buah menuturkan, bahwa dirinya berharap banyak kedepannya dengan proyek ini.

"Insya Allah mudah-mudahan lancar, saya sudah memesan 3 kios dengan rincian sewa 1 kios seharga Rp 50 juta dalam waktu 5 tahun. Semoga kebersihan serta kenyamanannya terjaga sehingga perekonomian warga Jakabaring bisa meningkat," jelasnya.

Sedangkan untuk melakukan pemesanan sendir, konsumen bisa langsung datang ke kantor pemasaran yang terletak di Komplek OPI Mall Blok B 1 no 06 Palembang.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved