Berita Palembang
Berita Palembang: Herman Deru Pertanyakan Batasan Netralitas ASN yang Punya Hak Pilih tapi Dilarang
Kan kalo TNI tegas dak boleh milih dan dak boleh dipilih. Polri juga tegas. Lah ASN ini piye? Dia diberikan hak untuk memilih
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
"Legitimasi yang harus diperbaiki kadang ada yang kesusu (bahasa Jawanya buru-buru) ingin segera tapi mengabaikan aturan."
"Ini yang perlu didiskusikan khusus Pak Kapolda, Pangdam yang berkompeten."
"Kami FKPD butuh masukan paling tidak ingin kondusif. Kita tentu ingin itu. Penilaian nasional dan internasional disorot kamera."
"Meski kita jumlah penduduk tidak sebanyak Jawa. Yuk kita sama sama mengedukasi masyarakat kita yang masih awam."
"Di hasil survei masih ada puluhan persen yang belum tahu ada gawean besar Pileg Pilpres."
Baca: Buktikan Kedekatannya dengan Rizky Febian, Rita Tila Ungkap Masa Lalu Sule dan Lina, Ternyata Dulu
"Tugas kita mengajak mereka menggunakan haknya. Rat rata tingkat partisipasi di bawah 70 persen."
"Tapi saya yakin ini akan lebih (tingkat partispasi). Muratara ada 8 Calegnya. Kalau dulurnyo datang galo ini menguntungkan."
"Harapan saya penyelenggara pemilu, mahasiwa, civitas akademika bertanggungjawab atas lajunya demokrasi ini," ujar Herman Deru.
Acara ini dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Abdinegara, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum dan FKPD (Forum Koordinasi Kepala Daerah) Sumsel lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gubernur-sumsel-h-herman-deru-sh-mm23_20181018_132559.jpg)