Berita Palembang
Berita Palembang: Herman Deru Pertanyakan Batasan Netralitas ASN yang Punya Hak Pilih tapi Dilarang
Kan kalo TNI tegas dak boleh milih dan dak boleh dipilih. Polri juga tegas. Lah ASN ini piye? Dia diberikan hak untuk memilih
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
Berita Palembang: Herman Deru Pertanyakan Batasan Netralitas ASN yang Punya Hak Pilih tapi Dilarang Ikut Kegiatan Politik
TNI-Polri Netral tidak Dipilih dan Memilih. Gubernur HD: Lah ASN Piye? Saya Minta Aturan Khusus
SRIPOKU, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru SH MM mengingatkan berkah reformasi 1998 adanya netralitas TNI-Polri, namun ia masih mempertanyakan batasan netralitas ASN yang memiliki hak memilih namun dilarang mengikuti kegiatan politik.
"Kan kalo TNI tegas dak boleh milih dan dak boleh dipilih. Polri juga tegas. Lah ASN ini piye? Dia diberikan hak untuk memilih, tapi dia tidak berhak datang dalam kegiatan-kegiatan politik."
"Maka ini saya minta ada aturan khusus. Kalau ASN ini diberikan hak memilih, tentu dia harus tahu dong program partai ini apa, program kandidat ini apa?"
Baca: Siaran Langsung Sriwijaya FC Vs PSMS Medan, Berharap Beto-Zulfiandi Siap Perkuat Sriwijaya FC
Baca: Heboh Disebut Idaman Sule, Rita Tila Sita Langsung Bongkar Soal Kehidupan Pribadinya, Ternyata Dia!
Baca: Berita Musirawas: Hati-hati! Ada Akun FB Abal-Abal Bupati Musirawas Hendra Gunawan Minta Pulsa
"Jangan terus dia hadir menjadi masalah. Nah ini yang selalu dijadikan masalah netralitas. Ini perlu kita didiskusikan Pak Aspahani (Ketua KPU Sumsel)," ungkap Herman Deru saat memberikan sambutan Silaturahmi Kapolda Sumsel dan BEM se-Sumsel dalam rangka mewujudkan Pemilihan Legislatif dan Presiden yang aman, Damai dan Kondusif di Hotel Aston Palembang, Kamis (18/10/2018).
Terkait ASN ini, Herman Deru menilai barangkali Komisi 2 DPR RI yang bisa melihat ini ada jutaan ASN bisa menentukan arah demokrasi kita ini.
Ia mengajak seluruh penanggungjawab kepegawaian itu yang tengah menyandang kepala daerah pengendali ASN agar jangan diikut-ikutkan.
Pasalnya ia sudah membuktikan pada tahun 2010 tidak mengikutkan ASN berkampanye untuk Cabup kedua kalinya.
Baca: Berita Palembang: Satu RT Bisa Dirikan Lebih Satu TPS di Pileg-Pilpres 2019. Ini Syaratnya
Baca: Sukses Di Dunia Hiburan, Begini Kabar Pelopor Penyanyi Cilik Pertama Tanah Air, Maju Pileg 2019
Baca: Jangan Sepelekan Kualitas dan Kuantitas Tidur Kamu, Berikut Durasi Tidur yang Direkomendasikan
Herman Deru menyambut baik ketika dikabari pihak Polda Sumsel yang akan menggelar kegiatan ini karena penting menghadapi 'gawe besar' Pilpres dan Pileg 17 April 2019 mendatang.
"Saya mendapat kabar akan digelar acara ini, jujur kalaupun itu belum terjadwal agar disegerakan minus 5 bulan acara besar di negara ini Pilpres dan Pileg digabung."
"Perlu perhatian dan kerja keras BEM di kaum milenial. Saya mengapresiasi inisiatif Polda Sumsel yang mengundang komponen untuk menghadapi gawe besar."
"Mahasiswa merupakan salah satu komponen sosok yang dipercaya masyarakat. Ingat 98 peran mahasiswa punya peran regulasi," kata HD.
Mantan Bupati OKU Timut dua periode ini juga mengatakan dirinya sendiri seorang HD tidak akan menjadi kepala daerah kalau tidak ada produk reformasi.
Baca: Sukses Di Dunia Hiburan, Begini Kabar Pelopor Penyanyi Cilik Pertama Tanah Air, Maju Pileg 2019
Baca: Ilmuwan Australia Temukan Jawaban dari Pertanyaan, Mana Lebih Dulu Ayam atau Telur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gubernur-sumsel-h-herman-deru-sh-mm23_20181018_132559.jpg)