Berita Palembang
Beritan Palembang : Kejar Peningkatan Publikasi, Unsri Biayai Riset Dosen
Universitas Sriwijaya (Unsri) terus mengejar target publikasi riset dosen di setiap fakultas. Berbagai upaya dilakukan guna mendongkrak
Penulis: Yuliani | Editor: Siti Olisa
Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Universitas Sriwijaya (Unsri) terus mengejar target publikasi riset dosen di setiap fakultas. Berbagai upaya dilakukan guna mendongkrak penelitian dosen salah satunya membiayai penuh riset secara kluster.
Rektor Unsri, Prof Dr Ir H. Anis Saggaff, MSCE mengatakan bantuan biaya riset ini mulai dari Rp100 juta untuk guru besar.
Dimana jatah Profesor diberikan satu dekade dan satu periodenya diberi satu kesempatan membimbing Doktor di bawahnya.
Baca: Berita Palembang : Kecamatan SU 2 Kirim 124 Atlet di Porkot Palembang, Targetkan yang Terbaik
"Yang kedua ada lagi saya buat Rp75 juta, jadi kalau dia tidak Profesor tidak masuk tim," ujarnya dalam Sriwijaya International Conference of Engineering, Science and Technology (Sicest) 2018 di Aryaduta Palembang, Senin (15/10/2018).
Selanjutnya dosen bisa mengambil tim berkelompok 3 orang dan akan dikasih jatah Rp30 juta. Jadi mereka akan buat proposal kelompok minimal 3 orang dapat Rp30 juta tersebut.
"Itu pun mereka harus buat proposal yang minimal membimbing S1. Target kita supaya mahasiswa
S1 waktu reset tidak keluar uang lagi dan digunakan bagi mereka er tim tadi yang berhasil menunjukkan jurnal reputasinya," jelasnya.
Baca: Berita Palembang : Herman Deru Percepat Gandus Jadi Kawasan Industri
Selain memberikan suntikan dana riset, pihaknya juga sering mengadakan pelatihan publikasi seperti sicest kali ini.
Menurutnya dengan adanya SICEST ini bisa memfasilitasi dosen-dosen yang wajib punya publikasi, termasuk mahasiswa S2 dan S3 yang sengaja dibuatkan wadahnya seperti ini.
Baca: Cagah Kebakaran, Bupati Ingatkan Perbaiki Instalasi Kelistrikan, Minimal 10 Tahun Sekali Ganti Kabel
SICEST ini bekerjasama dengan publisher-publisher luar negeri seperti Jepang, lembaga yang mencetak jurnal bereputasi.
"Setiap fakultas akan kita buat seperti ini, dan kali ini khusus Teknik. Jadi kita mendukung peningkatan publikasi riset di Indonesia yang sekarang sudah melampaui negara-negara maju. Kalau kemarin Pak Menteri memaparkan kita sudah mengalahkan Singapura dan saat ini yang masih belum kita bisa kalahkan itu adalah Malaysia," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/unsri_20181015_195635.jpg)