Hutan Ramah Lingkungan

Pemanenan (Harvesting) Hutan Ramah Lingkungan

Pemanenan (Harvesting) hutan dapat diartikan sebagai serangkaian tahapan kegiatan yang mengubah nilai potensial

Editor: Salman Rasyidin
Dokumen Sripo.
Ilustrasi Hutan Tanam Industri 

Pemanenan (Harvesting) Hutan Ramah Lingkungan
Mardohar Aritonang. P
Praktisi Harvesting di Palembang

Pemanenan (Harvesting) hutan dapat diartikan sebagai serangkaian tahapan kegiatan yang mengubah nilai potensial hasil hutan (kayu dan non kayu) menjadi barang (kayu bulat atau hasil hutan non kayu lainnya) yang bernilai aktual.

Tujuan dilakukan pemanenan hutan adalah untuk meningkatkan nilai hutan, mendapatkan produk hasil hutan yang dibutuhkan masyarakat, memberi kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar hutan.

Dan yang menonjol diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada devisa negara dan membuka akses wilayah.

Sejalan dengan berkembangnya teknologi pemanenan hutan, maka diharapkan kegiatan pemanenan hutan dilakukan adalah ramah lingkungan.

Pemanenan hasil hutan ramah lingkungan dilakukan agar kelestarian hasil atau ekosistem hutan tetap terjaga.

Sebenarnya prinsip pemanenan hutan ramah lingkungan telah dilakukan sejak dahulu kala.

Pada tahun 1788, salah seorang pengumpul pajak Bangsa Austria memperkenalkan sebuah prinsip dalam pemanenan hutan haruslah berlandaskan kepada kemampuan hutan dalam memberikan hasil secara teratur dan berkelanjutan serta menjaga kelestarian hutan.

Saat itu setiap pemanen hutan untuk penilaian terhadap hutan akan dikenai pajak.

Dengan dilakukannya pemanenan hutan ramah lingkungan ini maka terjadinya dampak terhadap lingkungan yang diharapkan akan semakin berkurang.

hutan
Dokumen Sripo.

Pada umumnya pemanenan hutan berdampak positif bagi kehidupan sosial ekonomi.

Akan tetapi, disadari juga akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Diharapkan dengan pemanenan ramah lingkungan dapat meningkatkan produktifitas dari area produksi, pemanenan hutan selalu memperhitungkan dampak terhadap lingkungan selain dari dampak ekonomi.

Maka untuk mendapatkan pemanenan yang ramah lingkungan, diperlukan beberapa tahap pemanenan seperti perencanaan, jenis alat yang digunakan serta teknik pemanenan yang digunakan.

Perencanaan pemanenan hutan yang baik adalah dapat menjamin kepastian terpeliharanya keanekaragaman hayati, terpeliharanya kualitas tanah, air dan udara serta menjamin terpeliharanya kehidupan budaya masyarakat sekitar.

Sumber:
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved