Konflik Palestina Jadi Sorotan, Felix Siauw Beri Tamparan Menyentuh: Masihkah Punya Hati?
Bagaimana bisa hati ini diam tak bergeming saat melihat saudara seiman yang sedang berjuang di jalan Allah.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Rizka Pratiwi Utami
SRIPOKU.COM - Belakangan kisah kematian memilukan yang dialami oleh Razan al-Najjar gempar menjadi sorotan netter.
Razan merupakan seorang relawan medis Palestina yang menjadi korban kekejaman pasukan Israel ketika dirinya bertugas di garis depan membantu dan menyelamatkan korban demonstran Palestina,
Benarkah penembakan tersebut adalah suatu hal yang tidak disengaja.
Kesedihan dan air mata yang medalam adalah hal yang kini dialami oleh kelompok medis Palestina dan keluarga Nazan al-Najjar.
Terlalu lelah untuk mengucurkan air mata lagi, ketika sang ibunda Sabren al-Najjar mengenang bagimana putrinya hidup, sebagi pejuang tanpa senjata.
Razan al-Najjar adalah satu di antara beberapa anggota medis Plestina yang menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata Israel pada, Sabtu (2/6/2018).
Baca: Pilu, Pakai Rompi Medisnya Razan yang Ditembus Peluru, Sang Ibu Lanjutkan Perjuangan Anaknya
Setelah kepergiannya, kini ada kabar terbaru yang tak kalah menyentuh hati dan menjadi sorotan netter.
Pasalnya, sang ibu mengabarkan jika ia akan melanjutkan apa yang telah dikerjakan anaknya sebelum meninggal, yakni menjadi tenaga media.
Dilansir dari akun berbagisemangat, begini tulisan selengkapnya:
Kisah cinta dari garis depan perjuangan Palestina tidak akan pernah habis.
Kali ini dari Shabirin An-Najjar, seorang potret ibu Gaza yang tegar dan penuh cinta terhadap anak gadisnya yang syahid pekan lalu, Razan An-Najjar.
"Saya berada disini untuk melanjutkan perjuangan anakku, Razan" ujar Shabirin sambil mengenakan seragam medis anaknya yang masih ada bekas tertembak.
"Dengan seragam Razan ini saya berdiri disini untuk menegaskan kepada dunia, bahwa Razan tidak pernah pergi, ia masih dan akan selalu ada disini, menyampaikan pesan perdamaian dan kemerdekaan kepada Dunia" lanjut Shabirin.
Keberadaan Shabirin Ibu Razan kali ini pada jumat kesebelas dalam kampanye Aksi Sejuta Ummat Untuk Al-Quds.
Dari sejak dua bulan lebih sampai hari ini, rakyat Gaza tidak pernah absen setiap jumatnya mengadakan aksi walau ratusan pejuang telah syahid tertembak, walau belasan ribu telah terkena luka parah.
Disana, dengan darah dan nyawa mereka tidak berhenti persembahkan untuk kemuliaan ummat dan masjid Al-Aqsa, lalu, apa yang telah kita beri? Apakah pantas kita berhenti dan merasa cukup?," tulis akun tersebut.
Baca: Sering Datangi Pelaku, Lalu Dibunuh Secara Sadis, Ini 5 Fakta Mayat Wanita Dalam Box, Ternyata
Atas kejadian ini, tentu mengguncangkan hati para umat Islam.
Bagaimana hancurnya hati para saudara seiman yang berada di Palestina selama ini.
Bahkan Felix Siauw pun turut mengutarakan perhatiannya atas kejadian di Palestina.
Dalam unggahannya pada Minggu (10/6/18), ia seolah memberikan tamparan keras bagi umat islam.
Bagaimana bisa hati ini diam tak bergeming saat melihat saudara seiman yang sedang berjuang di jalan Allah.
Namun masih banyak di luaran sana, orang-orang yang seolah acuh tak ingin tahu apa yang terjadi.
Sungguh, masih adakah hatimu?

Begini tulisan selengkapnya:
Masihkah Punya Hati?
"Kita boleh saja beralasan apapun jua, tapi saudara kita yang mengalami sendiri penjajahan dan penindasan itu telah terluka, mereka bertanya, benarkah kita saudaranya?
Sebab ini terjadi di saat penjajah Israel mempertontonkan arogansinya, dengan membunuhi ayah-ayah mereka, menyakiti ibu-ibunya, dan menyiksa anak-anaknya
Lalu ada diantara kita menerima undangan dengan dalih ingin menasihati, padahal hanya jadi legitimasi, seolah-olah Israel itu damai, mengakui keberadaan mereka
Fatal sekali timbangan dewan pertimbangan ini, merusak nama baik negara dan kaum Muslim terbesar.
Atau mungkin ada terselip kecongkakan bisa diundang penjajah?
Padahal sikap kita pada kemungkaran sudahlah jelas.
Ubah dengan kekuasaan dan tangan, atau suarakan dengan tegas melalui lisan, atau setidaknya ingkari dengan hati
Bila hatipun sudah tidak bisa mengingkari, lalu bermesra dengan penjajah saudaranya, bersalaman dengan tangan penuh darah saudarinya.
Masihkah punya hati?
#WeStandForPalestine," tulis Felix sekitar 20 jam yang lalu.
Baca: Felix Siauw Jelaskan, Bagaimana Lailatul Qadr Bagi Muslimah Haid, Ternyata
Ini video lengkapnya:
(Sripoku.com/Rizkapratiwiut)