Berita Musirawas

Warga Risih Pemukiman Kumuh, Sampah Dibuang Sembarangan di Kawasan SMPN 8 Lubuklinggau

Warga Jalan Nangka Lintas RT4 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, atau di sekitar SMPN 8, merasa risih.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: pairat
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Sampah berserakan dibuang sembarangan di pinggir jalan Nangka Lintas RT4 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, dekat SMPN 8, Selasa (5/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU-- Warga Jalan Nangka Lintas RT4 Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, atau di sekitar SMPN 8, merasa risih.

Sebab, pemukiman mereka kini jadi tempat pembuangan sampah oleh oknum masyarakat yang tak bertanggung jawab.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, sampah dibuang seenaknya saja di pinggir jalan. Sehingga menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap.

Tampak sampah yang dibuang di tempat tersebut adalah sampah rumah tangga. Dan diduga yang membuangnya bukanlah masyarakat setempat.

Tapi masyarakat dari luar wilayah yang sengaja lewat ditempat itu untuk membuang sampah yang sudah dibungkus menggunakan kantong plastik ataupun karung plastik.

Karena letak tumpukan sampah itu persis di pinggir jalan, maka sambil lewat, orang bisa melempar sampah melalui kendaraan, baik motor atau pun mobil lalu pergi begitu saja, menyisakan sampah yang bikin kumuh pemukiman setempat.

Sebelum ini, di lokasi itu memang sering dijadikan tempat membuang sampah. Namun, karena lokasi tempat membuang sampah itu lahannya akan dibangun dan dibersihkan oleh pemiliknya, maka orang tidak lagi berani buang sampah di tempat itu.

Dan sekarang, kebiasaan membuang sampah sembarangan di sekitar lokasi kembali terjadi sejak beberapa hari terakhir ini, meski lokasinya agak bergeser sedikit dari lokasi semula. Tumpukannya sudah semakin banyak dan sudah tumpah ke jalan.

"Sudah cukup lama lingkungan ini bersih dari sampah yang dibuang sembarangan di pinggir jalan dekat rumah kami ini. Sekarang mulai lagi, bikin kumuh pemukiman saja. Itu yang buang kemungkinan bukan warga di sini, tapi orang yang lewat, terus buang sampah di tempat itu," ujar Ny Mar (48), warga setempat, Selasa (5/6/2018). (*)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved