Buya Menjawab

Sedekah Arwah Apa Ada Dasar Hukumnya?

Di bulan Sya'ban ini kebiasaan ummat Islam melaksanakan sedekah ruah, dan malam nisfu Sya'ban melaksanakan upacara Yasinan dan sholat Tasbih,

Editor: Bedjo
Bappeda Sumsel
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Assalamualaikum.Wr.Wb.
BUYA, di bulan Sya'ban ini kebiasaan ummat Islam melaksanakan sedekah ruah, dan malam nisfu Sya'ban melaksanakan upacara Yasinan dan sholat Tasbih, apa ada dasar hukumnya. Tolong penjelasannya buya. Terima kasih.
08127105xxxx

Berita Lainnya:  Sedekah Ruwah Dibarengi dengan Sedekah Lain

Jawab:
ANANDA, sedekah untuk arwah keluarga yang sudah meninggal dunia, dapat dilaksanakan kapan saja dan sampai pahalanya menurut Rasulullah Saw sebagaimana jawaban Rasulullah Saw terhadap pertanyaan sahabat yang artinya: "Bahwasanya seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw. "Ya Rasulullah, kami bersedekah untuk keluarga kami yang sudah mati, dan kami menghajikan mereka (badal haji) dan mendoakan mereka, apakah semuanya itu sampai (pahalanya) kepada mereka?". Rasulullah saw. menjawab: "ya sesungguhnya semua itu sampai kepada mereka, dan sesungguhnya mereka gembira apabila kalian memberikan hadiah kepadanya". (Al Hadits)

Bahkan menurut Ibnu Abbas ra. sedekah tersebut dibutuhkan oleh arwah orang-orang mati pada hari dan malam tertentu; diantaranya malam nisfu Sya'ban.

Seperti dalam ayat yang artinya: "Seperti dikatakan Ibnu Abbas ra.: "Apabila hari raya, hari 'asyuro, hari Jum'at, awal bulan Rajab, malam nisfu sya'ban, dan malam Lailatul qodar, malam Jum'at arwah orang-orang mati keluar dari kubur mereka dan berhenti dihadapan pintu rumah mereka dan mereka berkata; kasihanilah kami pada malam yang penuh barokah ini dengan sedekah atau (kalau tidak banyak) segenggam, karena kami sangat membutuhkan sedekah tersebut. Maka jika kamu bakhil, tidak mau bersedekah dengan materi, maka ingatkan kami dengan Al-Fatihahpada (hari/malam) yang barokah ini (Ibnu Abbas, daqo'ikul Akbar 1980:18)

Mengenai malam Nisfu Sya'ban mengadakan acara sholat dan berdo'a, berdasarkan hadits dari Abu Hurairah Ra. berkata: "Rasulullah Saw. bersabda: "Jibril menemuiku pada malam Nisfu Sya'ban dan berkata, Ya Muhammad malam ini dibuka pintu langit dan pintu Rahmat, maka bangun dan sholatlah, angkat kepala dan kedua tanganmu ke langit. Maka aku bertanya kepada Jibril, malam apa ini? Maka Jibril menjawab, malam ini dibuka 300 pintu Rahmat Maka Allah swt. mengampuni seluruh orang yang tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun kecuali; orang yang suka melakukan sihir, atau nujum, atau mendendam, atau dawam minum khomar, atau membiasakan terjadi perzinaan, atau memakan riba, atau orang yang durhaka kepada kedua ibu bapa, atau orang yang suka adu domba (senang melihat orang bermusuhan), atau yang memutuskan silaturrahim. Maka mereka tidak diampuni Allah swt. sehingga mereka bertaubat dan mereka meninggalkan (kebiasaan tersebut). Maka Nabi Saw.keluar, lalu sholat dan menangis di dalam sujudnya seraya berucap: Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari siksaMu, dan dari kemurkaanMU, dan aku tidak dapat memuji Engkau seperti apa yang Engkau kehendaki, maka bagi Engkau pujian sampai Engkau Ridho."(Zubadatil wa'idzin)

Atas dasar hadits di atas maka ummat Islam setelah melaksanakan sholat Maghrib dan Ba'diyyah Maghrib, mereka membaca surah yaasin 3 kali dengan niat ; Pertama meminta dipanjangkan umur untuk beribadah kepada Allah SWT. Kedua meminta diberi rezeki yang banyak dan halal sebagai bekal beribadah kepadaAllah SWT. dan Ketiga memohon dikuatkan iman. Dilanjutkan dengan membaca doa' Nisfu Sya'ban setiap sesudah membaca surah Yaasin. Setelah sampai waktu Isyak melaksanakan sholat Isyak dan ba'diyyah Isyak. Dilanjutkan dengan sholat Sunnat Tasbih.

Demikianlah kebiasaan yang merujuk kepada sunnah. Terimakasih. (*)

Keterangan:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.
Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved