Breaking News:

Peringati Isra Mi'raj, Siswa MANSAPA Hadapi Tiga Poin Penting Cegah Pergaulan Remaja

Guna mencegah pergaulan remaja yang menyimpang saat ini, tiga poin penting harus dipegang oleh siswa agar tidak salah pergaulan.

Penulis: Yuliani | Editor: Reigan Riangga
SRIPOKU.COM/YULIANI
Ustad Munirul Ihwan saat berceramah depan siswa MANSAPA dalam peringatan Isra Mi'raj 2018 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Guna mencegah pergaulan remaja yang menyimpang saat ini, tiga poin penting harus dipegang oleh siswa agar tidak salah pergaulan.

Tiga poin penting tersebut yakni pemantapan spiritual, pemantapan ritual dan pemantapan sosial. Hal inilah yang disampaikan oleh Ustad Munirul Ihwan dalam peringatan Isra Mi'raj 2018 di Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang (MANSAPA), Jumat (13/4/2018).

"Ketiga poin tersebut dalam arti pemantapan spritual yakni meningkatkan iman, pemantapan ritual diartikan sebagai meningkatkan ibadah, sedangkan pemantapan sosial, yaitu menghubungkan nilai sosial kepada masyarakat," ujarnya.

Baca: Kapolres Muaraenim Lantik AKP Imanuhadi Guna Pimpin Polsek Lawang Kidul

Dikatakannya, kebanyakan remaja saat ini sudah melupakan dan bahkan tidak tahu sejarah dalam perjalanan hijrah Rasullulah. Ia juga mengatakan, saat ini remaja sedang menghadapi semacam tantangan, dimana para remaja telah dikuasai oleh dunia teknologi.

"Jadi para remaja khususnya siswa MANSAPA, harus bijak dalam menggunakan teknologi, jangan sampai kita yang dikuasai oleh teknologi," jelasnya.

Baca: Berpeluang Rujuk, Dian Mantan Istri Opick Makin Panas Baca Pesan Cinta Yulia Mochamad Ini

Lanjutnya, untuk mengurangi peran teknologi yang telah menguasai remaja, perlu adanya kerjasama semua stake holder. "Kalau sekarang remaja belum terlalu bergerak (kendor). Tapi 10 tahun yang akan datang remaja ini akan menjadi generasi yang mempunyai moral dan kreatifitas yang tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MANSAPA, Rusmala Dewi Z menuturkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan MANSAPA, yang bertujuan untuk mengingat sejarah Rasullulah, maka dari itu diharapkan para siswa nanti bisa mengeluti sifat dan sikap Rasullullah.

Baca: Ngidam Aneh, Fairuz A Rafiq Bikin Suami Bingung. Baru Merasa Puas Setelah Cium Aroma Ini

"Peringatan Isra Mi'raj kali ini kita libatkan siswa kelas 10 dan 11 saja. Dari sejarah islam ini kita bisa ambil hikmanya, dan bagi siswa bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti tekun dalam belajar dan menjadi remaja islam yang berkomitmen," ungkapnya. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved