Kabid di DPMD Pemkab PALI Kena Jotos Sekretaris Dinas yang Merupakan Atasannya

Alhasil Jr, Kepala Bidang (Kabid) di DPMD mengalami benjolan di kening kanan, dan US ditahan polisi akibat perbuatannya.

Kabid di DPMD Pemkab PALI Kena Jotos Sekretaris Dinas yang Merupakan Atasannya
TRIBUN SUMSEL.COM/ARIWIBOWO
Jr saat sedang di rawat RSUD PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terlibat cekcok mulut yang mengakibatkan salah satunya melayangkan bogem mentah (pukulan) pada rekannya pada Senin (26/3) lalu.

Alhasil Jr, Kepala Bidang (Kabid) di DPMD mengalami benjolan di kening kanan, dan US ditahan polisi akibat perbuatannya yang diduga melakukan penganiayaan.

"Saya lagi duduk, di meja kerja saya, saat itu sekitar pukul 14.30 Selasa (27/3) masih dalam jam kerja. Tiba-tiba dia (US) datang sambil ngomel-ngomel, dan saat itu saya tegur, mungkin dia tidak senang karena saya menegur, lalu memukul saya dari samping kanan belakang. Dan saya mengalami luka robek di pelipis sebelah kanan, saat itu pegawai lain langsung menjauhkan kami, saya lalu pergi ke Rumah Sakit dan membuat Laporan Polisi (LP)," kata Jr, Senin malam (26/3/2018) saat disambangi di RSUD Kabupaten PALI.

US ketika dihubungi terkait pemukulan yang dilakukannya kepada JR, dia membenarkankejadian itu.

Namun, menurutnya hal itu hanya sebagai pembinaan terhadap bawahannya karena ia merupakan atasan dari JR yang jarang masuk kerja.

"Saya hanya memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan, karena memang JR tersebut jarang sekali ngantor, seperti kegiatan sosialisasi percepatan dana desa beberapa waktu lalu dia (JR) tidak hadir. Kalau untuk masalah pukulan, memang saya tinju dia, karena gelap mata," kata US.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman membenarkan adanya LP Jr dari ASN DPMD Kabupaten PALI yang dianiaya US, sekretaris DPMD tersebut.

"Benar sudah kita amankan, pelaku sudah di Polsek, untuk lebih lanjutnya tanya langsung ke pak Sekda (Sekretaris Daerah)," singkat Kompol Suhardiman.

Sementara itu, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM sangat menyayangkan adanya ASN antara atasan dan bawahan melakukan perbuatan tak patut dicontoh.

"Perbuatan tak patut dicontoh, seharusnya musyawarah, tidak perlu memakai kekerasan, apalagi sudah saling melapor ke polisi," kata Heri Amalindo, ketika dijumpai di gedung DPRD PALI.

Dikatakan Heri Amalindo, akan memerintahkan Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) PALI untuk melakukan pembinaan terhadap dua oknum ASN berkelahi.

"Nanti, kita perintahkan BKSDM untuk membina dan memberi sangsi mereka," jelas Heri Amalindo.

Penulis: wartawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved