Pembobol Rumah di Muratara Disergap Warga dan Polisi, Saat Ambil Barang Curian Disemak-semak

ham Muhari (20) bersama tiga rekannya tak mengira, banyak pasang mata mengintai mereka dari tempat persembunyi

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka pembobol rumah Ilham Muhari diamankan. 

SRIPOMU.COM, MURATARA - Ilham Muhari (20) bersama tiga rekannya tak mengira, banyak pasang mata mengintai mereka dari tempat persembunyian.

Warga Desa Srijaya Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara itu bersama temannya kemudian menuju tempat ia menyembunyikan televisi hasil curiannya.

Namun belum sempat mengambil televisi tersebut, mereka langsung disergap oleh warga bersama anggota Polsek Nibung yang memang sudah mengintai gerak-geriknya.

Ilham Muhari berhasil diamankan. Namun tiga temannya berhasil lolos tunggang langgang melarikan diri.

Peristiwa penangkapan ini bermula ketika rumah Selamat Winarto (27) di Desa Srijaya Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara dibobol maling, Minggu (25/2/2018) sekitar pukul 16.00.

Saat itu, Selamat Winarto bersama keluarganya sedang pergi dan rumah dalam keadaan kosong.

Baca: Panwaslu Pagaralam Belum Bisa Tindak Pemilik Akun Berkampanye. Ini Kendalanya

Diduga pelaku masuk kedalam rumah melalui lubang angin dan setelah berhasil masuk lalu membuka pintu rumah.

Selanjutnya pelaku dan tiga orang rekannya masuk kedalam rumah dan mengambil barang barang berharga milik korban berupa satu unit televisi merk LG, satu unit hp merk NUU warna putih, satu setrika, satu buah blender, tiga buah ban dalam sepeda motor dan satu kotak klahar motor.

Setelah menguras barang dalam rumah tersebut, para pelaku kemudian melarikan diri membawa hasil curiannya.

Baca: Rumahnya Nyaris Roboh Dewi Janda 3 Anak Ini Larang Tamu Masuk Ke Gubuk Reotnya

Sementara itu, pemilik rumah yang kemudian mengetahui rumahnya dibobol maling, berupaya mencari informasi. Hasilnya, diperoleh informasi bahwa televisi miliknya yang hilang berada didalam semak belukar.

Selanjutnya korban berkordinasi dengan pihak kepolisian dan desa. Setelah itu pihak korban dan polsek serta perangkat desa sepakat untuk mengintai diseputaran televisi tersebut disembunyikan.

Dan pada Senin (26/2/2018) sekitar pukul 03.00 dinihari, datanglah empat orang mau mengambil televisi tersebut.

"Setelah pelaku datang bersama tiga temanya, lalu dilakukan penyergapan.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved