Saat Ini Kondisinya Semwarut, Jalan Inspektur Yazid Lahat akan Dijadikan Terminal Sementara

Angdes yang bakal mangkal di area tersebut di antaranya untuk jurusan Kota Agung, Mulak Ulu, Pulau Pinang, Pagun, Gumay Ulu

Saat Ini Kondisinya Semwarut, Jalan Inspektur Yazid Lahat akan Dijadikan Terminal Sementara
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Petugas gabungan meninjau Jalan Inspektur Yazid, Pasar Lematang, Lahat, yang akan dijadikan termibak sementara, Rabu (13/12/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Kondisi Jalan Inspektur Yazid atau tepatnya di sekitar Pasar Lematang yang selama ini dikenal semrawut lantaran berjubelnya antara kendaraan, parkir dengan pedagang Kaki Lima (PKL) tampaknya akan semakin sesak.

Pasalnya dalam waktu dekat akan ada program organisasi angkutan darat (Organda) Lahat, menjadikan 100 meter area tersebut sebagai terminal sementara angkutan desa (angdes) dari berbagai jurusan.

"Ya hingga Terminal Muara Siban difungsikan kita akan jadikan lokasi ini sebagai terminal sementara," kata Darsono SH, Ketua Organda Lahat, Rabu (13/12/2017).

Petugas gabungan meninjau Jalan Inspektur Yazid, Pasar Lematang, Lahat, yang akan dijadikan termibak sementara, Rabu (13/12/2017).
Petugas gabungan meninjau Jalan Inspektur Yazid, Pasar Lematang, Lahat, yang akan dijadikan termibak sementara, Rabu (13/12/2017). (SRIPOKU.COM/EHDI AMIN)

Angdes yang bakal mangkal di area tersebut di antaranya untuk jurusan Kota Agung, Mulak Ulu, Pulau Pinang, Pagun, Gumay Ulu, Semendo, Pagaralam, dan Lintang.

Dengan kapasitas satu lini untuk setiap jurusan.

"Hanya untuk tiga angdes, untuk tiap kali ngetem. Selebihnya akan menunggu dahulu di Terminal Lembayung," katanya.

Petugas gabungan meninjau Jalan Inspektur Yazid, Pasar Lematang, Lahat, yang akan dijadikan termibak sementara, Rabu (13/12/2017).
Petugas gabungan meninjau Jalan Inspektur Yazid, Pasar Lematang, Lahat, yang akan dijadikan termibak sementara, Rabu (13/12/2017). (SRIPOKU.COM/EHDI AMIN)

Namun, area yang bakal digunakan, rupanya harus bersenggolan dengan pengendara ojek dan pemilik area parkir.

Bahkan pedagang sayur yang menggelar lapak dipinggir jalan persis diseberang rencana lokasi, ikut bakal jadi korban penggusuran.

"Untuk menata Lahat. Sopir angdes yang ngetem depan RSUD Lahat, tidak ada lagi," terang Kadishub Lahat, HM Eduar Kohar SE MM.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved