Bukannya Diberi Sedekah, Pengemis Cacat Ini Disuruh Angkut Bata, 10 Tahun Kemudian Ini Yang Terjadi

Saat menerima uang tersebut, sang pengemis pun meneteskan air matanya sambil mengucapkan “Terima kasih Nyonya!”

SRIPOKU.COM-- Tak sedikit orang yang nasibnya kurang beruntung, atau sulit untuk bangkit karena terlahir dan hidup dalam keadaan miskin.

Hidup sebagai seorang yang miskin seringkali mendapat hinaan dan cemoohan dari orang-orang sekitar.

Lalu bagaimana reaksi Anda jika hidup anda yang sudah miskin lalu dihina oleh orang-orang yang kaya dengan nada yang sinis dan melecehkan Anda?

Seperti yang terjadi dengan seorang pengemis ini.

pengemis3

Pengemis lelaki ini biasa mengemis di sebuah rumah sakit, lengan kakannya sudah patah, hingga setiap orang yang melihatnya merasa iba dan pasi akan memberinya sedekah.

Namun pada saat perjalanan pulang, ia masih mengemis dari satu rumah ke rumah lainnya.

Hingga sampailah ia bertemu dengan seorang wanita tua.

ngemisc

"Nyonya, berilah saya sedekah..." kata pengemis itu.

Tanpa melirik sedikitpun, sang wanita itu berkata kepada si pengemis sambil menunjukkan tumpukan batu bata di depan rumahnya.

"Kalau mau dapat uang, kerja dong!"

Halaman
1234
Penulis: ewis herwis
Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved