Ogan Ilir Dilanda Kabut Asap, Akibat kebakaran Lahan. Begini 10 Macam Bahayanya
Ketebalan asap cukup signifikan sehingga membuat jarak pandang diperkirakan kurang dari 150 meter.
Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Tarso
Kabut asap juga akan menyebabkan mata teriritasi dan terasa perih. Kondisi tersebut akan menyebabkan mata menjadi merah. Untuk itu, bagi Anda yang sering melakukan aktivitas di luar rumah hendaknya selalu menggunakan kaca mata untuk mencegah iritasi mata akibat kabut asap. Resiko untuk terjadinya iritasi mata juga akan meningkat ketika seseorang memang telah memiliki riwayat alergi terhadap kabut asap.
(Baca juga: cara menghilangkan mata merah – jenis-jenis penyakit mata)
9. Memperburuk Penyakit Kronik
Bagi orang-orang yang telah memiliki riwayat penyakit kronik seperti kanker maka resiko untuk memburuknya penyakit tersebut akan meningkat. Alasannya, kualitas udara yang buruk akan melemahkan sistem kekebalan tubuh, padahal seseorang yang telah menderita penyakit kronik pada dasarnya memang telah memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jika kondisi tersebut terjadi, sudah pasti penyakit kronik yang diderita akan semakin buruk. Alasan lainnya, air dan juga sayuran serta buah-buahan telah terkontaminasi kabut asap. Jika tidak pintar-pintar menjaga kebersihan, air ataupun makanan yang dikonsumsi justru akan menyebabkan kondisi tubuh memburuk.
10. Kanker Paru-paru
Anda mungkin berpikir bahwa kanker paru-paru hanya disebabkan oleh asap rokok saja. Nyatanya, kabut asap juga akan meningkatkan resiko berkembangnya sel kanker pada paru-paru. Kabut asap mengandung berbagai jenis partikel yang sifatnya adalah karsinogenik. Jika terlalu banyak terhirup, partikel-partikel karsinogenik tersebut akan meningkatkan resiko perkembangan sel kanker di paru-paru. Resiko akan lebih meningkat lagi ketika sistem kekebalan tubuh berada dalam kondisi yang tidak baik.
Demikian 10 bahaya kabut asap bagi kesehatan tubuh manusia. Untuk mencegah berbagai bahaya di atas, sebaiknya anda melakukan berbagai upaya agar kondisi tubuh tidak memburuk.
Cara Mencegah Bahaya Kabut Asap
Telah dijelaskan di atas bahwa kabut asap bisa menimbulkan banyak bahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa menyebabkan penyakit kanker paru-paru. Jika Anda tidak pintar-pintar melindungi diri Anda tentu berbagai gangguan kesehatan di atas akan Anda alami. Untuk itu, Anda bisa menerapkan beberapa metode berikut ini untuk mencegah bahaya kabut asap bagi kesehatan tubuh:
Hindarilah aktivitas yang terlalu lama di luar rumah atau gedung, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung dan juga gangguan pernapasan.
Jika mau tidak mau Anda harus melakukan aktivitas di luar rumah, maka gunakanlah masker untuk mencegah masuknya partikel berbahaya melalui pernapasan.
Minumlah banyak air putih.
Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung dan juga gangguan pernapasan, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter. Segera periksakan diri Anda jika Anda mengalami gejala kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lainnya.
Terapkan pola hidup sehat, seperti makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, tidak merokok, dan jangan lupa untuk memperhatikan kebersihan makanan yang Anda konsumsi.
Upayakan agar polusi udara tidak masuk ke dalam ruangan tertutup, seperti rumah, sekolah, kantor, dan tempat lainnya.
Pastikan penampungan air minum dan makanan terlindung dengan baik.
Itulah beberapa upaya pencegahan yang bisa anda lakukan untuk meminimalisir dampak buruk kabut asap bagi kesehatan tubuh. Bahaya kabut asap bisa beraneka ragam bagi setiap orang. Beberapa kelompok orang, seperti anak-anak/bayi, orang-orang yang berusia lanjut, dan juga orang-orang yang memiliki riwayat penyakit pernapasan adalah kelompok orang-orang yang rentan terhadap bahaya kabut asap. Untuk itu, membatasi aktivitas di luar rumah dan juga meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup dan pola makan yang sehat akan mencegah dampak buruk kabut asap tersebut. Jangan lupa untuk selalu melindungi diri menggunakan masker, kaca mata, atau pelindung lainnya. Anda juga tidak perlu ragu untuk memeriksakan diri secara medis jika mengalami gangguan pernapasan atau gangguan kesehatan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kabut-asa_20170927_192826.jpg)