Berita PALI

Pencurian Meteran Air Marak di Talang Ubi PALI,  Warga Desak Polisi Beri Rasa Aman

Kasus terbaru menimpa Sunardi, warga RT 01 RW 02 Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, pada Minggu (3/5/2026).

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Mat Bodok
DICURI - Kondisi meteran air warga Talang Ubi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, yang dicuri, Selasa (5/5/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Aksi pencurian meteran air milik pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah dilaporkan marak terjadi di wilayah Kecamatan Talang Ubi
  • Kasus terbaru menimpa Sunardi, warga RT 01 RW 02 Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, pada Minggu (3/5/2026).
  • Korban menyadari meteran air di rumahnya hilang dengan kondisi pipa yang sengaja dipotong. 

SRIPOKU.COM, PALI – Aksi pencurian meteran air milik pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah dilaporkan marak terjadi di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Kasus terbaru menimpa Sunardi, warga RT 01 RW 02 Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, pada Minggu (3/5/2026).

Korban menyadari meteran air di rumahnya hilang dengan kondisi pipa yang sengaja dipotong. 

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa yang sebelumnya sering terjadi di wilayah Kelurahan Talang Ubi Timur dan Talang Ubi Selatan.

Arven, tetangga korban, menduga pelaku beraksi pada malam hari saat situasi lingkungan sedang sepi. 

Menurutnya, rentetan pencurian ini mulai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Korban baru tahu siang hari. Kami berharap pihak kepolisian bisa memberikan rasa aman dan nyaman karena kejadian ini sudah mulai meresahkan masyarakat," ujar Arven, Selasa (5/5/2026).

Senada, Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, SE, MM, membenarkan adanya laporan kehilangan dari ketua RT setempat. 

Selain meteran air, warga juga melaporkan kehilangan lampu jalan dan bola lampu milik pribadi.

"Hal ini tentu sangat meresahkan, apalagi untuk mendapatkan meteran baru dari PDAM memerlukan dana yang tidak sedikit. Kami mengimbau para Ketua RT dan RW untuk segera menghidupkan kembali pos siskamling di lingkungan masing-masing," tegas Aan.

Kapolres PALI AKBP Yunar Sirait, melalui Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi yang didampingi Kanit Pidum Ipda Septiansyah, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke Polres PALI terkait kehilangan tersebut.

Meski demikian, pihaknya menegaskan akan tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan aparatur kelurahan setempat.

"Sampai sekarang kita belum dapat laporan resmi. Namun, kami tetap berkoordinasi dengan pihak lurah dan warga sekitar. Kami akan menindak tegas segala bentuk tindakan kriminalitas sekecil apa pun," tutur Ipda Septiansyah.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved