Ternyata, Ini Sejarah Berdirinya Pasar Pocong di 14 Ulu, Pedagangnya Sering Alami Hal Mistis
Di Indonesia terdapat banyak jenis pasar, mulai dari pasar apung, swalayan sampai dengan pasar modern.
Penulis: wartawansripo | Editor: Ahmad Sadam Husen
Keadaan pasar yang berada ditengah-tengah kuburan ini membuat para pedagang mendirikan lapak bangunannya diatas kuburan.
Pedagang sering bercerita kepada Zul tentang kejadian-kejadian mistis yang mereka alami selama berjualan disana, mulai dari panggilan makhluk halus sampai dengan terlihatnya sesosok makhluk diatas kedai mereka.
“Kalo kejadian sih, pernah dengar dari pedagang.
Mulai dari dipanggil-panggil dan ada juga yang melihat sosok gaib,” ujar Zul.
---
Sebenarnya dulu Zul adalah pengurus yang bertugas untuk mengurusi pasarnya ini.
Pada akhirnya iamengundurkan diri karena terkendala biaya dan sampai sekarang tidak ada pengurusnya.
Walaupun pasar ini menjadi salah satu pasar unik yang berada di Kota Palembang, perhatian pemerintah kota terkadang luput tentang keberadaan pasar ini.
“Pernah ada waktu itu datang dari pihak walikota guna berkampanye, tapi kalau rutinnya sering datang ketua RT dan RW setempat,” ujarnya.
Terkait dengan permasalahan yang terjadi di pasar, Zul menerangkan bahwa disini menerapkan asas keperdulian antar sesama penjual.
Hanya saja disini membayar biaya kebersihan sebesar seribu rupiah dan terkadang penjual disini membersihkan lapak mereka sendiri.
Dengan adanya pasar ini, keadaan kuburan jua menjadi lebih bersih karena pedagang yang berjualan disini biasanya membersihkan rumput2 disini secara sukarela.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasarpocong1_20170817_190610.jpg)