Ternyata, Ini Sejarah Berdirinya Pasar Pocong di 14 Ulu, Pedagangnya Sering Alami Hal Mistis

Di Indonesia terdapat banyak jenis pasar, mulai dari pasar apung, swalayan sampai dengan pasar modern.

|
Penulis: wartawansripo | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA
Pasar yang berlokasi di Jalan Telaga Swidak, 14 ULU, Kecamatan Seberang ULU I, Palembang ini bernama Pasar Pocong. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Panji Maulana

SRIPOKU.COM -- Pasar adalah tempat dimana bertemunya penjual dan pembeli.

Dalam proses mutualisme, pasar menjadi alternatif terbaik bagi orang-orang bisa melakukan transaksi dengan sistem tawar-menawar.

Di Indonesia terdapat banyak jenis pasar, mulai dari pasar apung, swalayan sampai dengan pasar modern.

Tapi, bagaimana jika ada pasar yang cukup menyeramkan dari segi penamaannya, bukan hanya nama.

Lokasinya pun cukup menyeramkan, yaitu di tengah-tengah kuburan.

Pasar yang berlokasi di Jalan Telaga Swidak, 14 ULU, Kecamatan Seberang ULU I, Palembang ini bernama Pasar Pocong.

Terletak di tengah-tengah kompleks pemakanam justru tak menjadi penghalang bagi pasar ini untuk menjadi terkenal di kalangan masyarakat Kota Palembang.

pasarpocong2
(SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA)

 ---

Kenapa disebut dengan Pasar Pocong?

Ternyata, asal mula penyebutan nama Pasar Pocong ini bukanlah berasal dari sosok pria bernama Zul sebagai perintisnya, melainkan dari masyarakat sendiri yang melihat lokasi pasar berada di tengah-tengah kuburan dan spontan menyebutkan dengan Pasar Pocong.

Dulunya pasar ini dikenal sebagai Pasar Pagi Naga Swidak.

“Sebenarnya awal mulai dikenalnya pasar pocong ini tidak tahu juga, dulunya bernama Pasar Pagi Naga Swidak.

Karena mungkin pasar ini di tengah-tengah kuburan jadi seiring berjalannya waktu orang menyebutnya dengan sebutan pasar pocong, “ ujar Zul, sosok yang menjadi perintis berdirinya Pasar Pocong.

Pria yang akrab dipanggil Zul ini bercerita tentang awal mula dibentuknya Pasar Pocong ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved