UlAma

Ciri-Ciri Ulama Yang Baik

AIim artinya adalah orang yang berilmu pengetahuan atau orang yang memiliki pengetahuan tentang sesuatu, baik yang didapat dari kitabullah

Editor: Salman Rasyidin
ist
Ulama 

Ciri-Ciri Ulama Yang Baik

Oleh Drs Umar Sa'id

Ketua Forum Umat Islam Sumatera Selatan

"Seorang alim apabila menghendaki dengan ilmunya keridhoan Allah maka dia akan ditakuti oleh segalanya dan jika dia bermaksud untuk menumpuk harta maka dia akan takut dari Segala sesuatu". (HR. Ad. Dailami).

AIim artinya adalah orang yang berilmu pengetahuan atau orang yang memiliki pengetahuan tentang sesuatu, baik yang didapat dari kitabullah (wahyu) maupun yang diperoleh berdasarkan kajian/ penelitian terhadap tanda-tanda/kejadian alam.

Jama'nya kata AIim adalah Ulama (para ilmuwan) yaitu orang-orang yang berilmu pengetahuan.

Menurut bahasa masyarakat : alim adalah orang-orang yang taat dalam agama, rajin beribadah dan menjauhi kemaksiatan. Dan pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa secara umum setiap/semua orang yang berilmu adalah alim/ulama, apapun ilmu yang mereka miliki.

Namun masyarakat kebanyakan terjebak kepada pengertian khusus, yang disebut alim/ulama adalah orang-orang yang berpengetahuan agama saja.

Penilaian ini adalah kurang tepat sehingga dapat menimbulkan akibat yang kurang positif dalam pengamalan ilmu yang seakan-akan yang berkewajiban mengamalkan ilmu itu hanyalahulama/ilmuwan agama saja, sementara para ulama/ilmuwan lain tidak berkewajiban mengamalkan ilmunya.

Sebagaimana telah kita ketahui bahwa orang-orang yang bergelaralim/ulama itu ada bermacam-macam.

Ada yang paling baik, ada yang buruk, terburuk dan paling buruk. Yang paling baik ialah ulama yang mengamalkan ilmunya dan mengajarkannya sesuai dengan apa yang dimiliki serta mencegah ummat dan jalan yang mengarah kepada kesesatan dan kemungkaran. Sedangkan ulama yang buruk adalah mereka yang mengajarkan ilmunya tapi tidak mengamalkannya sendiri dan juga tidak mencegah ummatnya dan kesesatan.

Adapun ulama terburuk yaitu ulama yang tidak mengamalkan ilmunya, tidak mengajarkannya kepada orang lain, tetapi tidak mengajak orang lain kejalan yang mungkar dan sesat.

Dan ulama yang paling buruk yaitu ulama yang tidak mengamalkan ilmunya, tidak mengajarkannya disamping itu gemar mengajak orang lain kepada kemungkaran, kesesatan dan sebagainya.

Ulama yang paling baik termasuk dalam hitungan manusia-manusia pilihan di sisi Allah dan RasulNya, sebab memang dapat digolongkan ulama yang menjaga dan membela agama Allah dan yang memperoleh kebahagiaan di alam akhirat.

Mereka itulah ahli-ahli ilmu yang selalu berusaha mengamalkan ilmunya untuk kesejahteraan ummat manusia sehingga iimunya menjadi bersinar/bercahaya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved