Lapor Mang Sripo
Pelayanan di Kantor Dukcapil Palembang
Kami ingin mengeluhkan pelayanan di Kantor Dukcapil Kota Palembang yang kami rasakan sangat tidak sesuai. Kalau tidak percaya, datang sendiri ke kanto
Kepada Yth. Walikota Palembang. Kami ingin mengeluhkan pelayanan di Kantor Dukcapil Kota Palembang yang kami rasakan sangat tidak sesuai. Kalau tidak percaya, datang sendiri ke kantor sana Pak.
Belum lagi kalau kita mau buat KTP sepertinya sangat bertele-tele. Mohon ditindaklanjuti Pak.
0811781xxxx
Jawab:
Instruksi Walikota Perbaiki Kualitas
Terima kasih atas masukan Saudara. Kami pada Senin tanggal 6 Februari 2017 kemarin sudah melakukan inspeksi ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) seperti yang dimaksud.
Bersama Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Prof Dr Diah Natalisa dan Asisten II Setda Kota Palembang, Dharma Budhy. Sidak ini merupakan lanjutan, setelah dua bulan lalu Menpan RB, Asman Abnur dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin pernah mendatangi kantor ini untuk melihat pelayanan.
Banyak hal yang memang harus diperbaiki untuk pelayanan di Dinas Dukcapil ini. Di antaranya, sistem antrean yang masih tidak teratur, elektronik service yang belum memadai. Selain itu ruang tunggu juga belum nyaman, loket juga masih tertutup. Seharusnya terbuka seperti loket di BPM-PTSP. Kemudian, ada tempat bermain anak dan ruang ibu menyusui. Tempat parkir juga masih semrawut. Yang parkir di depan kebanyakan mobil pegawai. Seharusnya, di depan untuk masyarakat yang butuh pelayanan.
Sesuai dengan instruksi Walikota Palembang, Harnojoyo maka Dinas Dukcapil harus segera memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat. Tadinya, Pak Wali hanya memberi waktu dua minggu untuk memperbaiki. Tapi, setelah kita evaluasi akhirnya disepakati satu bulan. Kalau bisa bagus sebelum satu bulan, itu prestasi. Kalau tepat satu bulan itu berarti tepat waktu. Tapi, kalau belum juga bisa baik lebih dari sebulan, ya kita akan evaluasi. Mulai dari pimpinannya, bisa kita rekomendasi ke Mendagri. Kantor itu dituntut inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga, bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Kalau bicara soal anggaran terbatas, memang sekarang anggaran terbatas. Tapi, kita menuntut inovasi dari dinas ini agar ada terobosan.
(saf)
Sekda Kota Palembang
Harobin Mastofa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/warga-urus-ktp-di-disdukcapil_20160927_125505.jpg)