Buya Menjawab
4 Perkara Bahagia
Saya pernah mendengan ceramah bahwa Rasulullah Saw. menyatakan ; Empat macam kebahagian anak adam. Apa yang empat macam tersebut buya? Mohon penjelasa
SRIPOKU.COM - Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Buya, Saya pernah mendengan ceramah bahwa Rasulullah Saw. menyatakan ; Empat macam kebahagian anak adam. Apa yang empat macam tersebut buya? Mohon penjelasannya. Terimakasih. 08136712xxxx
Berita Lainnya: Dengan Menjawab 4 Pertanyaan ini, Hidup Anda akan Lebih Bahagia
BUYA MENJAWAB:
Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Ananda dinyatakan oleh Rasulullah Saw dalam sabda beliau :” ARBA’UN MIN SA’AADATIBNI AADAM; AL MASKANUL WASIK, AL MARKABUL HANIK, AL MAR ATUS SHOLIHAH WAL JAARUS SHOLEH”
Artinya:” empat macam sebahagian daripada kebahagiaan anak Adam: Rumah yang luas, kendaraan yang mantap, isteri yang sholehah dan Tetangga yang baik.”
Pertama : Al Maskanul waasik, rumah yang luas adalah rumah yang refresentatif dan proporsional dapat mengantarkan kepada kehidupan yang sakinah , mawaddah dan rahmah. Rumah yang sesuai dengan kebutuhan dalam upaya mendidik anak-anak menjadi manusia yang ber akhlaq mulia. Rasulullah Saw. mengajarkan kepada ummatnya; Apabila anak-anak sudah mencapai usia sepuluh tahun, pisahkan tempat tidur, mereka tidak boleh tidur satu bantal baik laki-laki sama laki-laki maupun perempuan sama perempuan, berarti setiap anak memiliki satu kamar, atau dua orang satu kamar dengan tempat tidur yang terpisah.
Kedua: Al Markabul hanik, kendaraan yang mantap, safety first (mengutamakan keselamatan), tentu jika anak-anak sudah dua ke atas, tidak mencukupi kendaraan roda dua, maka diperlukan kendaraan roda empat yang memadai untuk digunakan keperluan menunjang kelancaran transfotasi keluaga, dan memudahkan silaturrahim.
Ketiga: Al Mar atus sholihah, isteri yang sholihah untuk mengembangkan keturunan dan mendidik anak-anak generasi penerus yang ber akhlak mulia. Berdasarkan kemampuan dan menjaga asas ke adilan di anjurkan satu isteri dengan anak yang banyak, yang akan menjadi kebanggaan rasulullah Saw. dengan banyaknya ummat beliau yang bertaqwa.
Keempat: Al Jaarus sholeh, tetangga yang baik. Rasulullah mengajarkan;” AL JAAR QOBLAD DAAR” artinya perhatikan tetangga sebelum mendirikan rumah. Tetangga yang baik akan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pendidikan anak-anak. Boleh merencanakan mendirikan rumah di lingkungan yang bermartabat, yang tersedia pasilitas ibadah dan sekolah.
Dari keempat sebahagian kebahagiaan tersebut, maka persiapkan juga untuk kebahagian di akhirat. Artinya anggaran biaya empat macam kebahagiaan di dunia itu, jangan sampai menyedot habis untuk anggaran menunaikan ibadah haji dan ibadah lainnya. Allah Swt. mwngingatkan hambaNya melalui surah Al Qoshshas ayat 77. “ WABTAGHI FIIMAA AATAKALLAHUD DAAROL AAKHIRAH, WALAA TANSA NASIIBAKA MINAD DUNYA...”
Artinya : “ Carilah dari apa-apa yang telah dikaruniakan Allah kepadamu untuk kepentingan kehidupan di akhirat, dan jangan lupakan nasibmu di dunia...”
Dari Firman Allah Swt. tsb. Mengingatkan kepada hambaNya supaya anugerah rezeki, fasilitas dll. yang telah diberikan Allah Swt. supaya disisihkan untuk kepentingan persiapan menghadapi kehidupan kelak di akhirat, tidak sebaliknya; Demi kebahagiaan di dunia, lalu mengurbankan dan mengabaikan aturan-aturan yang wajib di patuhi, melanggar rambu-rambu hukum yang digariskan Allah Swt. Semoga Allah Swt. berkenan menghindarkan kaum muslimin dari penyakit tersebut. Aamiin.
Keterangan:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.
Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hidup-bahagia_20161125_111730.jpg)