Laporan Wartawati Sripo dari Mekkah

Seorang Jemaah Kloter 9 Asal Desa Tugujaya Kecamatan Lempuing, Ogan Komering Ilir, Meninggal

Jemaah Lansia, umumnya keletihan di prosesi Armina. Petugas haji mengimbau jemaah untuk tetap berada di dalam tenda dan minum air secukupnya

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/Hj Harina Asiana
H Piet Hanibals, jemaah haji mandiri Kloter 13 hingga kemarin masih dirawat di RS Mina. 

Kemarin, lanjut Fauzie, jamaah yang meninggal juga berasal dari Kloter 9, yaitu Hozain Effendi Wahab bin Wahab asal Kota Palembang yang wafat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mina.

Hozain meninggal di usia 72 tahun karena Cardiovasculer Diseases.

Dengan demikian hingga saat ini jumlah jemaah haji Embarkasi Palembang yang meninggal di Tanah Suci ada enam orang.

Empat meninggal sebelum wukuf di mana tiga di antaranya berasal dari Kloter 5 dan satu dari Kloter 7.

Sedangkan dua jamaah meninggal setelah Wukuf.

Pada kesempatan ini, Fauzie juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

Dia yakin almarhum meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah, mengingat mereka sedang
menjalankan salah satu perintah Allah yaitu ibadah haji.

"Kita berharap kondisi jamaah pasca wukuf ini tetap kondusif. Prosesi Armina memang melelahkan, namun kita berharap tidak lagi mendengar kabar duka dari Tanah Suci," tutur Fauzie.

Terkait pemulangan jemaah calon haji Debarkasi Palembang, dia menjelaskan bahwa Kloter pertama dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada 18 September pukul 18.45.

Para jemaah nantinya akan diterima di Asrama Haji untuk mengikuti prosesi penerimaan, baru selanjutnya diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved