Vina Ingin Jadi Ustadzah Terkenal

Pokoknya saya ingin bisa berceramah di depan orang banyak, dan kalau bisa menjadi ustazdah terkenal

Penulis: Yuliani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/YULIANI
Aksi Vina, salah satu siswa SDN 38 Palembang saat berceramah di hadapan teman-teman dan gurunya, Rabu (16/12/2015). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lantang dan penuh semangat. Itulah yang terdapat dalam sosok Vina, salah satu siswi kelas 6A SDN 38 Palembang saat mencoba memberikan ceramah agama di hadapan teman dan gurunya di lapangan sekolah, Rabu (16/12/2015).

Gayanya yang seperti penceramah kondang, Ustad Maulana tersebut begitu menarik perhatian.

Tak lupa ia teriakkan takbir di selingan materi ceramahnya yang juga disambut dengan semangat oleh teman-temannya.

Vina mengaku sudah dari kelas 1 ia suka berpidato dan ceramah. Ia pun sering menonton gaya para ustadz dan ustadzah terkenal melalui televisi yang menurutnya sangat hebat.

"Pokoknya saya ingin bisa berceramah di depan orang banyak, dan kalau bisa menjadi ustadzah terkenal," jelas siswi yang mengaku ingin memperdalami ilmu agama lewat pesantren ini.

Tak hanya Vina, para peserta lomba ceramah lain pun begitu bersemangat mendakwahi teman-temannya lewat gaya khas masing-masing.

Apalagi materi ceramah yang disampaikan cukup ringan, seperti berbakti kepada orangtua dan guru, pentingnya menuntut ilmu, dan sebagainya.

Bahkan, beberapa anak mencoba melucu agar isi ceramah dapat tersampaikan secara langsung kepada teman-temannya.

Kegiatan lomba ceramah ini sendiri merupakan rangkaian class meeting di Lingkungan SDN 38 Palembang pasca selesainya ujian semester (US) Sekolah.

Karena tahun ini mengambil tema meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah dan Rasul, maka itu lomba ceramah banyak sekali pesertanya.

Kepala SDN 38 Palembang, Mulyadi SPd mengatakan tujuan dari perlombaan ini untuk mengisi waktu kosong usai pelaksaan ujian semester dan menunggu hari pembagian raport siswa.

Pihaknya berharap dengan kegiatan positif ini bisa memberikan manfaat bagi para siswa.

“Lomba ceramah agama kita buka untuk seluruh siswa, namun yang lebih antusias siswa kelas 5 dan 6. Ternyata semuanya jago menyampaikan ceramah,” ujarnya.

Kegiatan yang hanya berlangsung selama dua hari tersebut memberikan reward kepada siswa sebagai wujud edukasi positif.

"Kita ingin anak-anak selain memiliki mental kompetisi, mereka juga dapat memperdalami agama lewat ceramah yang disampaikan temannya. Agenda ini akan kita adakan terus sebagai salah satu upaya pembinaan religius kepada siswa," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved