Bertahun-tahun Mobil tidak Selesai, Konsumen Adukan Pemilik Bengkel
Kesal sudah banyak keluar uang tapi mobilnya belum juga benar membuat Waluyo Slamet (63) mengadukan pemilik bengkel mobil.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Kesal sudah banyak keluar uang tapi mobilnya belum juga benar membuat Waluyo Slamet (63) warga Jalan Lunjuk Jaya Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I, Palembangmengadu ke polisi.
Ia mengadukan Dar (56) warga Jalan A Yani Kelurahan Tangga Takat Kecamayan SU I, Palembang ini ke Polresta Palembang, Kamis (10/12).
Kepada petugas Waluyo menuturkan, kejadian tersebut terjadi pada tahun 2009 hingga 2013, lalu. Waluyo saat itu memperbaiki mobil di bengkel milik Dar tersebut.
Saat itu, Waluyo memperbaiki empat mobilnya yang berjenis Toyota Fortuner bernopol B 2236 RD, Mitsubhisi Pajero bernopol BK 888 CR, dan dua mobil Daihatsu Xenia bernopol B 4383 TU serta B 2505 LS.
"Disana saya memperbaiki bodi-bodi mobil tesebut," ungkapnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (10/12).
Lanjut Waluyo, usai menyerahkan mobil-mobil itu disepakati biaya perbaikan Rp 12,5 juta per unitnya. Merasa tak ada kecurigaan, membuat Waluyo memberikan dana perbaikan tersebut secara bertahap.
" Semuanya Rp 49 juta, uang sudah saya serahkan," katanya.
Namun, setelah uang tersebut diserahkan kepada Dar ternyata mobil-mobil tersebut tak kunjung selesai. Hingga akhirnya, pada hari Jumat (24/4/2015), lalu Dar membuat perjanjian, akan menyelesaikan perbaikan mobil tersebut selama sebulan kedepan.
Akan tetapi, setelah batas waktu yang ditentukan Dar tak juga menyelesaikan perbaikan mobil tersebut.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui KA SPKT Bripka Novi Arianto mengatakan, laporan korban sudah diterima dengan no. LP/ B-2768/ XII/ 2015/ Sumsel/ Resta dan akan ditindaklanjuti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penipuan-tni_20150523_005231.jpg)