Taman Bukit Siguntang Perlu Pembenahan

Selain sebagai objek wisata, Taman Bukit Siguntang sudah ditetapkan pemerintah Palembang sebagai salah satu taman besejarah.

Penulis: Refli Permana | Editor: Budi Darmawan
net
TAMAN ARKEOLOGI BUKIT SIGUNTANG 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - SIAPA tak kenal dengan Taman Bukit Siguntang di Kelurahan Bukti Lama IB I Palembang? Selain sebagai objek wisata, Taman Bukit Siguntang sudah ditetapkan pemerintah Palembang sebagai salah satu taman besejarah. Pasalnya, banyak sejarah tersimpan di balik kesunyian taman yang terkenal dengan kerindanganya itu.

Menurut salah satu pemerhati seni dan budaya Palembang, Kms Anwar Beck, Taman Bukit SIguntang sudah ada sejak Kerajaan Sriwijaya menguasai Palembang. Sebelum menjadi seperti sekarang ini, Taman Bukit Siguntang dulunya dikelilingi wilayah perairan dan banyak penduduk tinggal di lokasi tersebut.

"Lokasi tempat taman sekarang berada dulunya termasuk dataran tinggi sehingga air yang ada di sekeliling kawasan itu tidak bisa menjangkau taman ini. Sebab itu, Kerajaan Sriwijaya menjadikan Taman Bukit Siguntang sebagai lokasi strategis," kata pria yang akrab dipanggil Yai ini.
Oleh Kerajaan Sriwijaya, lanjut Anwar, Taman Bukit Siguntang dijadikan sebagai pusat peribadatan umat Budha. Karena kejayaan Kerajaan Sriwijaya zaman dulu begitu besar, hingga sampai ke sejumlah negara luar, Taman Bukit Siguntang menjadi salah satu pusat peribadatan agama Budha.

Disana, kata Yai, umat Budha melakukan beberapa ritual keagamaan. Salah satunya adalah bersemedi untuk memanjatkan doa kepada Tuhan supaya kehidupan yang mereka jalani berakhir dengan kebaikan. Tak kurang dari 1.000 orang bertempat tinggal di kawasan taman ini dan bergantian mendatangi taman untuk bersembahyang.

"Cukup lama taman ini menjadi pusat peribadatan umat Budha. Begitu jaman Kerajaan Sriwwijaya berakhir, Islam mulai masuk ke Palembang sehingga ativitas keagamaan umat Budha sama sekali tidak ada lagi di taman ini," ujar Yai.
Yai mengaku cukup mengapresiasi terobosan Pemerintah Palembang yang menjadikan Taman Bukit Siguntang menjadi salah satu objek wisata nan bersejarah di Palembang. Namun, bagi Yai, kondisi Taman Bukit Siguntang sangat miris karena beberapa bagian sudah rusak. Akibatnya, jangankan wisatawan nasional atau asing, masyarakat Palembang sendiri enggan untuk datang ke sana.

Untuk itu, Yai sangat mengharapkan adanya perawatan lebih maksimal dari pemerintah yang menangani bidang kepariwisataan di Palembang dan Sumsel. Ia ya kin, jika Taman Bukit SIguntang semakin diperindah tanpa menghilangkan atau mengurangi nilai sejarah, akan banyak wisatawan asing datang ke lokasi ini.
"Karena pernah menjadi salah satu pusat peribadatan umat Budha di dunia, tentu nama Taman Bukit Siguntang sudah didengar masyarakat asing. Namun, jika melihat kondisinya sekarang, saya pesimis mereka mau datang," pungkas Yai

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved