Cara Budi Daya Ikan Gurami

Gurami termasuk ikan yang mudah dibudidayakan. Ia bisa hidup di sembarang tempat. Kendati begitu, pemilihan lokasi yang tepat juga perlu diperhatikan.

Penulis: Aminudin | Editor: Sudarwan
ISTIMEWA
Ikan gurami 

PETANI bermodal minim bisa memulai usaha dari pembenihan. Sedangkan yang bermodal besar bisa berupa pembesaran.

Pembenih hanya menghasilkan benih ukuran kuku (2-3 cm). Modal yang diperlukan sepasang induk dan wadah penetasan, seperti ember, bak fiber atau aquarium.

Pembesaran pilihannya lebih banyak. Pertama, membesarkan benih ukuran kuku hingga sebesar wadah korek (4-5 cm).

Petani bisa memulai usaha dari benih ukuran wadah korek, lalu dibesarkan hingga seukuran bungkus rokok (9-10 cm). Atau dimulai dari benih ukuran bungkus rokok sampai siap konsumsi.

Sebelum memulai usaha perlu mengetahui syarat-syarat gurami tumbuh dengan baik. Di antaranya pemilihan lokasi, konstruksi kolam, benih berkualitas dan perawatan yang benar.

Lokasi

Gurami termasuk ikan yang mudah dibudidayakan. Ia bisa hidup di sembarang tempat. Kendati begitu, pemilihan lokasi yang tepat juga perlu diperhatikan.

Di lokasi berketinggian 20-40 cm dpl pertumbu han ikan cukup baik. Namun, di dataran tinggi, 800 m dpl pertumbuhannya agak lambat.

Lokasi budidaya hars memiliki suhu dan kualitas air sesuai kemauan gurami. Ia tumbuh baik di daerah ber suhu 25 derajat celcius – 28 derajat celcius.

Meskipun demikian, ia sangat peka terhadap perubahan suhu. Lokasi yang memiiki perbedaan suhu siang dan malam tinggi kurang baik untuk gurami. Apalagi daerah yang suhunya seringkali berubah-ubah bisa menyebabkan ikan stres.

Kepekaan gurami terhadap suhu dapat diatasi dengan merakayasa lingkungan hidupnya. Penyebab naiknya suhu adalah panas matahari. Ketika cuaca panas tinggi air yang umum digunakan70-80 cm, ditingkatkan 10-20 cm. Saat musim hujan tiba biasanya suhu dingin dan diatasi dengn menurunkan tinggi air.

Kualitas air di lokasi mendukung pertumbuhan ikan. Ia harus mengandung cukup mineral dan zat-zat hara yng dibutuhkan. Ketersediaan pakan alami yang cukup bisa meningkatkan kelulusan hidup benih pada tahap awal budidaya.

Kadar oksigen tidak berpngaruh terhadap kehidupan gurami. Angka pH air ideal 6,5 – 7, kesadahan 7 derajat HD. Air dari sungai atau irigasi teknis bisa dipakai asalkan tidak tercemar limbah pestisida atau sisa-sisa pembuanga rumah tangga.

Gurami menyukai air yang bersih. Pakan gurami harus tersedia secara kontinyu di lokasi. Pelet bisa didatangkan dari daerah lain. Namun, daun sente (alocasia macrorhiza), kegemaran gurami terkadang langka. Karena kebutuhan daun-daunan ini cukup besar sebaiknya petani menanamnya di sepanjang pematang kolam.

Kolam

Halaman 1/4
Tags
Ikan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved