Beli Motor via Online, Rp 22 Juta Melayang, Motor tak Dapat
Awalnya saya sudah curiga pak karena diminta kirim uang terus dengan alasan yang banyak.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi penipuan dialami Yunia Kadarsih (29). Akibat kejadian tersebut tabungan dari hasil kerja kerasnya selama ini habis dikuras penipu.
Yunia kemudian mendatangi Polresta Palembang guna melaporkan kejadian yang dialaminya, Kamis (3/9/2015), sekitar pukul 10.00.
Kepada petugas pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, warga Jalan Perumahan Bukit Sejahtera Kecamatan Gandus, Palembang ini menuturkan, kejadiannya berawal saat dia melihat postingan di media sosial FB (facebook).
"Saat itu saya membuka FB dan melihat postingan ada yang menjual sepeda motor dan mobil dengan harga yang sangat murah. Karena harganya murah jadi saya tertarik," ungkapnya.
Kemudian, melalui facebook tersebut, Yuni meminta pin BB dan nomor telepon untuk berteman.
Yuni tertarik hendak membeli motor Kawasaki Ninja 250 CC FI yang dihargai Rp 15 juta dan sudah termasuk bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB).
"Saya merasa yakin pak pertamanya. Karena dia mengirim KTP dan SIM. Pelaku ini juga menyakinkan saya dengan mengirimkan tanda bukti pengiriman yang sudah pernah transaksi sebelumnya," katanya.
Karena sudah sepakat dengan pembelian motor tersebut seharga Rp 15 juta, Yuni saat itu tanpa ragu-ragu langsung mentransfer uang ke rekening Hengki Satria pada hari Selasa (1/9/2015) lalu.
Setelah uang tapi motornya belum dikirim. Pelaku malah meminta lagi uang sebesar Rp 7 juta untuk biaya asuransi.
Yuni pun kembali mentransfer uang tersebut. Tetapi kali ini Yuni diminta untuk mentransfer uang tersebut ke rekening atas nama Andi Erwin.
"Awalnya saya sudah curiga pak karena diminta kirim uang terus dengan alasan yang banyak. Akhirnya saya mencoba menghubunginya, tetapi saat ditelepon dan BBM pelaku tidak menjawabnya. Serta motor yang saya beli tak kunjung datang," ungkapnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi melalui KA SPKT Aiptu M Fajar mengatakan laporan korban sudah diterima dengan No LP/ B-1918/ IX/ 2015/ Sumsel/ Resta dan akan segera ditindaklanjuti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/yunia-kadarsih-23_20150903_145250.jpg)