Mahasiswi Bidik Misi Unsri Menghilang
Nurhasanah Sempat Larang Desti Bercadar
Bahkan ia sempat melontarkan kalimat jika Desti masih ingin bercadar, ia putus hubungan ibu dan anak.
Penulis: Yuliani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Berdasarkan pengakuan Nurhasanah, puterinya Desti Anggraini sudah berubah drastis perilakunya sejak semester 5 tahun 2014 lalu.

Poto: Facebook
Poto Profil Desti Anggraini di akun media sosial Facebook
Desti meminta izin darinya untuk mengenakan cadar namun ia tidak mengizinkan.
"Saya jelaskan padanya, kalau kita ini tinggal di kampung. Berpakaian biasa saja asal menutup aurat. Tak perlu bercadar. Namun ia masih ngotot ingin memakai," ujarnya.
Saking inginnya mengenakan cadar, Nurhasanah sampai menangis untuk melarang keinginan keras puterinya tersebut.
Bahkan ia sempat melontarkan kalimat jika Desti masih ingin bercadar, ia putus hubungan ibu dan anak.
(BERITA SEBELUMNYA: Mahasiswi Bidik Misi Unsri Ini Hilang Kontak Sejak 15 Agustus)
"Sejak itu ia tidak pakai cadar. Dari rumah memang tidak bercadar, tapi setelah di kampusnya Inderalaya sana ia pakai lagi," jelasnya.
Ia pun terus memperhatikan perubahan putri pertama dari suami pertamanya yang sudah almarhum yakni Syarif dan mengawasi kegiatannya.
"Setiap keluar dari rumah selalu memakai pakaian atau jubah panjang serba hitam. Jadi orang-orang di sini penasaran sekaligus takut, kenapa ia berprilaku aneh seperti itu," jelasnya.
Baca Juga: Keluarga Cemas Desti Ikut Ajaran Sesat
Saat izin pergi dari rumah untuk ke Ponpes Tahfidz Alquran Anshorulloh di Ciamis dua pekan lalu, Desti pun hanya membawa sebuah ransel yang berisi pakaian dan cadarnya.
"Perginya juga mendadak, dapat kabar pagi langsung berangkat. Karena kami pikir itu tugas kuliah, makanya kami tidak curiga," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kartu-perpustakaan-fkip-unsri-miliki-desti_20150818_150351.jpg)