1.669 Peserta Lolos SBMPTN Unsri

Prof Dr Anis Saggaf MSCE mengatakan, setelah mengetahui dirinya lolos peserta harap segera melakukan registrasi secara online.

Penulis: Yuliani | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dari 18.404 peserta yang mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 di Unsri, ternyata hanya 1.669 peserta yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti proses tahapan tes penerimaan mahasiswa baru selanjutnya.

"Mau bagaimana lagi, mungkin saya belum beruntung. Padahal saya sudah berusaha semaksimal mungkin," ungkap seorang peserta dengan nada kecewa.

Pengumuman peserta yang lolos ini sendiri resmi diumumkan sore tadi, Kamis (9/7/2015). Tepat pukul 17.00, peserta yang mengikuti tes tertulis pada 9 Juni lalu dapat mengakses melalui online website resmi SBMPTN yakni www.SBMPTN.or.id.

Penanggungjawab SBMPTN 2015, Prof Dr Anis Saggaf MSCE mengatakan, setelah mengetahui dirinya lolos peserta harap segera melakukan registrasi secara online dengan jujur dan benar. Setelah itu baru datang ke Graha Sriwijaya Kampus Unsri Bukit untuk verifikasi data dan negosiasi Uang Kuliah Tunggal (UKT pada 23-24 Juli mulai pukul 08.00.

"Jangan sampai ada yang lewat dari itu, karena otomatis gugur. Maka itu harap diingat baik-baik jadwal dan persyaratannya," ujarnya.

Selain itu, peserta wajib melakukan pemeriksaan kesehatan dan narkoba di kampus Indralaya pada tanggal 3-4 Agustus pukul 08.00 hingga 13.00. "Tes kesehatan ini menentukan, jika terindikasi narkoba maka yang bersangkutan langsung ditolak. Selanjutnya ada beberapa prodi yang juga melakukan pemeriksaan buta warna," jelas Anis.

Sementara itu, untuk peserta Bidik Misi sendiri berjumlah 207 orang dari total yang mendaftar sebanyak 1.430 orang yang tersebar di seluruh Sumatera, Babel, dan Jawa. Untuk peserta Bidik Misi sedikit berbeda, sebab cukup menyiapkan dokumen dan akan ada petugas Visitasi yang akan berkunjung ke rumah pada 11-31 Juli mendatang.

"Mereka tidak perlu melakukan daftar ulang, cukup diam di rumah dan menyiapkan berkas," ungkapnya.

Anis menjelaskan, sebenarnya kuota SBMPTN untuk di Unsri ada sebanyak 1.818. Hanya saja yang lolos sebanyak 1.669 karena masih banyak yang dianggap belum memenuhi passing grade dari prodi yang dituju.

"Sisanya tentu saja akan dialihkan ke jalur USM (Ujian Saringan Masuk-red) yang merupakan jalur terakhir masuk PTN," ujarnya.

Untuk jadwal USM sendiri sudah dibuka sejak 10 Juni hingga 20 Juli mendatang. Jadwal ujian sendiri akan dilakukan pada 22 Juli dan dibuka untuk semua prodi.

"Kita imbau bagi peserta yang ikut USM, agar menyiapkan diri dari sekarang, terutama yang berdomisili diluar Sumsel. Karena ditakutkn lalu lintas padat oleh arus balik mudik," imbaunya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved