Pelaku Curanmor di Prabumulih Tabrak Motor Polisi Saat Kabur dari Kepungan
Tidak hanya berhasil diringkus, Yutandri bahkan terpaksa dilumpuhkan timah panas yang bersarang tepat di kaki kanannya.
Pelaku yang bingung lalu tepat di depan masjid agung Nur Arafah menabrak motor petugas yang menghadang, lalu terjadilah tabrakan dan pelaku tersungkur.
Yutandri yang terkapar lalu bangkit dan hendak menyerang petugas pakai senjata tajam yang disimpannya di balik bajunya, petugas yang sigap langsung mengamankan pelaku.
Selanjutnya, petugas yang berhasil mengamankan pelaku hendak menggiring pelaku menunjukkan barang bukti curian.
Namun saat proses pengembangan itu Yutandi berusaha kabur sehingga petugas terpaksa melumpuhkan menggunakan timah panas yang tepat bersarang di kaki kanan pelaku.
Pelaku lalu dibawa ke UGD RSUD Prabumulih untuk menjalani perawatan dan selanjutnya dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Prabumulih Barat.
Di hadapan petugas, Yutandri mengakui telah melakukan sejumlah pencurian dan penipuan serta penggelapan sepeda motor sejumlah warga Prabumulih.
"Sampai sekarang ini sudah lima kali saya mencuri motor, motor saya jual dan hasilnya untuk makan. Terakhir saya curi motor di tengah pasar tepatnya di samping toko Columbus Pasar, motor belum dijual tapi sudah tertangkap," ungkap pelaku ketika dibincangi di hadapan polisi, Kamis (25/6).
Kapolres Prabumulih AKBP Arief Adiharsa Sik MTCP melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Toni Arman SH ketika dikonfirmasi membenarkan anggotanya telah menangkap satu pelaku curanmor yang sudah menjadi TO pihaknya.
"Pelaku terpaksa kita lumpuhkan timah panas karena mencoba kabur dan melawan saat proses pengembagan, pelaku ini sendiri sudah melakukan kejahatan di beberapa tempat. Saat ini pelaku masih kita periksa dan lakukan pengembangan, pelaku sendiri akan dijerat pasal 363 KUHPidana," tegasnya. (eds/TS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/yutandri-ditembak-karena-melarikan-diri_20150626_053756.jpg)