2.000 Mahasiswa Berkesempatan Kuliah Gratis di Sumsel

Kepala Disdik Sumsel, Widodo mengatakan, Pergub itu akan memuat hal teknis Kuliah Gratis.

Penulis: Deryardli | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Setelah DPRD Sumsel menyetujui rancangan program Kuliah Gratis menjadi Peraturan Daerah (Perda), kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pendidikan atau Disdik Sumsel tengah menggodok aturan teknis melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

Kepala Disdik Sumsel, Widodo mengatakan, Pergub itu akan memuat hal teknis Kuliah Gratis seperti skema penerimaan, syarat mahasiswa, mekanisme penyaluran bantuan, bidang ilmu dan Perguruan Tinggi (PT) serta kuota mahasiswa tiap tahun yang menerima bantuan.

"Kita perkirakan butuh 1.500-2.000 mahasiswa yang mengikuti Kuliah Gratis. Dan, kita rencanakan kuliah mereka dibiayai hingga empat tahun, atau sampai Semester 8," kata Widodo di Kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A Rivai Palembang, Senin (9/3/2015).

Ia menjelaskan, Pergub itu menegaskan kebutuhan seorang mahasiswa tiap semesternya. Hanya saja belum diputuskan apa yang menjadi tanggungan pemerintah dengan kewajiban mahasiswa yang bersangkutan. "Belum tahu apakah membiayai seluruh aspek belajar atau hanya beberapa hal saja. Kan, ada beberapa hal yang membutuhkan biaya seperti UKT, asrama, hingga kebutuhan hidup mereka selama belajar. Itu sedang dibahas oleh instansi terkait," sebutnya.

Kuliah Gratis Sumsel akan dimulai tahun ini juga. Pemprov akan menggandeng beberapa PT yang memiliki bidang ilmu sesuai dengan program pembangunan jangka panjang daerah. Seperti di bidang teknik, pertanian dan perkebunan.

Menurut Widodo, para mahasiswa diharuskan mengikuti penerimaan mahasiswa terlebih dulu di kampus yang sudah diajak kerja sama. Setelah lulus di bidang ilmu atau jurusan yang ditentukan, mahasiswa tersebut bisa mengajukan program Kuliah Gratis.

"Kita belum mendefinisikan bidang ilmunya. Cuma mengarahkan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), monorel, ikan air tawar, pengembangan energi terbarukan, pangan dan kebun raya. Pikiran kita kampus tersebut akreditasi A," ujarnya.

Lebih jauh Widodo menerangkan, Pemprov Sumselakan mensosialisasikan ke masyarakat bila bidang ilmu yang dibutuhkan sudah dibakukan lewat Pergub, agar banyak calon mahasiswa mengikuti program Kuliah Gratis yang pertama diadakan di Indonesia.

"Mahasiswa penerima bantuan harus putra daerah dan berasal dari keluarga kurang mampu. Nanti ada seleksi lagi siapa yang memang berhak mengikuti program tersebut, mengingat dana yang akan dikeluarkan pemerintah cukup besar untuk kegiatan ini," ucapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved