PPDS SNMPTN Dibuka 22 Januari
Dalam pengisian PDSS nantinya sekolah harus jujur, jangan sampai ada permainan untuk melakukan mark up nilai.
Penulis: Yuliani | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seperti tahun sebelumnya, ketika mendekati Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) siswa akan dihadapkan dengan pendaftaran untuk masuk jalur undangan ke perguruan tinggi negeri yaitu dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Sebelum mengikuti pelaksanaan SNMPTN, seluruh sekolah yang ingin ikut serta dalam pelaksanaan SNMPTN diwajibkan mengisi pendaftaran Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).
PDSS sendiri akan dibuka pada 22 Januari hingga 8 Maret 2015 di website resmi panitia SNMPTN 2015 yaitu www.SNMPTN.ac.id.
"Dalam pengisian PDSS nantinya sekolah harus jujur, jangan sampai ada permainan untuk melakukan mark up nilai. Karena panitia SNMPTN pasti akan teliti dalam melakukan verifikasi, kejujuran harus menjadi hal yang prioritas dalam pengisian PDSS," ungkap Penanggung Jawab SNMPTN 2015, Prof Dr Ir Anis Sagaff MSCE, Senin (19/1).
Lanjutnya, setelah tahap proses pendaftaran PDSS oleh sekolah, siswa dituntut untuk mandiri dalam melakukan pengisian data untuk menjadi peserta SNMPTN 2015 dan nantinya akan memilih tiga PTN yang ditunjuk.
"Apabila terjadi kesalahan data, siswa harus segera melaporkan kepada kepsek untuk memperbaiki data tersebut," jelasnya.
Dijelaskan Anis, sekolah diimbau untuk mendaftarkan PDSS lebih cepat, jangan sampai mengambil waktu yang sangat berdekatan dengan jadwal penutupan pendaftaran.
"Lebih cepat melakukan pendaftaran PDSS maka lebih bagus pula untuk siswa supaya bisa segera mengisi dan memvalidasi data mereka," ujarnya.
Selain itu dalam waktu dekat ini pihak panitia SNMPTN akan melakukan sosialisasi ke Kabupaten/Kota di Sumsel untuk menyampaikan detail teknis pengisian PDSS.
"Kami berharap tahun ini tidak banyak kesalahan untuk melakukan pengisian PDSS, karena teknis pengisian PDSS sama seperti tahun kemarin," ungkapnya.
Ia menambahkan, berdasarkan catatan panitia SNMPTN Unsri 2014 lalu tidak ada sekolah yang dibekukan untuk mengikuti SNMPTN 2015 ini.
"Hasilnya nihil pelanggaran. Jadi, tahun ini semua sekolah berhak mendaftarkan siswa-nya untuk mengikuti SNMPTN 2015," ujarnya.
Seleksi data digital akan dilakukan panitia pusat SNMPTN pada 16-18 Maret. Setelah pengumuman masing-masing PTN akan melakukan verifikasi data.
"Pengumuman hasil kelulusan SNMPTN akan dilakukan pada 9 Mei mendatang. Untuk masalah kuota masih akan dibahas lebih lanjut nanti pada rapat majelis rektor seluruh Indonesia," kata Anis.
Untuk nilai penentu kelulusan masuk SNMPTN pun, sepertinya Unsri masih seperti tahun kemarin dan mengikuti keputusan dari Kemenriset Dikti yang mengambil 10 dari nilai UN.
"Kalau tidak ada perubahan, masih seperti itu," terangnya.