Sripo Hari Ini

Khawatir Artis Basah Kuyub, Panitia FFI di Palembang Geser Hujan

Memasuki bulan Desember rawan terjadi hujan deras atau angin kencang. Kita ingin antisipasi hujan agar tidak mengganggu jalannya acaranya.

Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Festival Film Indonesia (FFI) 2014 yang digelar di Kota Palembang, 4-6 Desember, akan menerapkan Tehnologi Modifikasi Cuaca atau TMC. Tujuannya untuk menggeser awan dan mencegah terjadi hujan saat rangkaian kegiatan dan pelaksanaan anugerah Piala Citra dan Vidia.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, dirinya menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel untuk bekerja sama Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) untuk menyemai garam di udara.

“Memasuki bulan Desember rawan terjadi hujan deras atau angin kencang. Kita ingin antisipasi hujan agar tidak mengganggu jalannya acaranya. Maka perlu dilakukan TMC oleh BPBD Sumsel, bukan dengan cara tradisional,” kata Alex saat rapat persiapan FFI di Ruang Rapat Bina Praja, Jumat (28/11).

Baca berita selengkapnya hanya di Sriwijaya Post cetak edisi hari ini, Sabtu (29/11/2014).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved