Sumsel Kebagian Buku Gratis

Soal buku gratis ini masing-masing sekolah akan memesan ke penerbit sesuai dengan ketentuan anggaran APBN.

Penulis: Yuliani | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Adanya rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang akan membagikan sebanyak 245 juta buku gratis ke seluruh Indonesia pada pertengahan Juli 2014 mendatang, untuk wilayah Sumsel sendiri mendapat bagian untuk buku gratis tersebut. Ditargetkan pembagian buku gratis ini merata untuk sekolah negeri dan swasta.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Drs Widodo MPd saat dibincangi Sripoku.com, Kamis (12/6/2014) mengatakan, soal buku gratis ini masing-masing sekolah akan memesan ke penerbit sesuai dengan ketentuan anggaran APBN.

"Anggaran tersebut akan ditransfer ke rekening sekolah. Dan bisa langsung memesan di penerbit. Saat ini prosesnya sedang berlangsung," ujarnya.

Diharapkan pada pertengahan Juli nanti sudah kelar. Sedangkan untuk jatahnya sesuai dengan jumlah siswa di masing-masing sekolah.

"Kita masih menunggu proses dari pusat, karena saat ini buku juga masih menjalani proses cetak dan digandakan. Setelah proses ini selesai, maka dari kementrian akan langsung dibagikan secara cuma-cuma," ungkapnya.

Buku ini diperuntukkan untuk kurikulum 2013 yang mulai diterapkan pada tahun ajaran ini.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengklaim sudah melaksanakan persiapan matang untuk menerapkan Kurikulum 2013. Dia mengatakan, saat ini persiapan sudah memasuki tahap akhir. Menurutnya, pembagian buku secara gratis mulai dari tingkat SD hingga SMA adalah langkah pertama pemerintah memperhatikan kualitas pendidikan di Indonesia. Dia menganggap kebijakan pembagian sebanyak 245 juta eksemplar buku di seluruh sekolah menjadi sejarah baru yang akan direalisasikan mulai tahun ini.

Maka itu, mulai tahun ajaran baru begitu murid masuk tanggal 14 Juli sudah harus terima satu set buku secara gratis. Sesuai prosedur, kepala sekolah tinggal memesan buku kepada penyedia, dan akan dikirimkan langsung ke sekolah yang bersangkutan tanpa harus mengeluarkan biaya pengiriman. Ini berlaku bagi semua sekolah baik negeri sekolah negeri maupun swasta.

Selain buku sebagai sarana penunjang, kesiapan guru dalam melaksanakan kurikulum 2013 juga harus diperhatikan. Pelatihan bagi guru harus sudah selesai tanggal 28 Juni 2014, sehingga pihak sekolah masih memiliki waktu dua minggu untuk mempersiapkan pelaksanaan kurikulum 2013 saat tahun ajaran baru.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved