Kisah Pengemudi dan Penumpang Xenia Maut
Disty Pendiam Tetapi Baik
ADISTINA Putri Grani, putri komedian
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
ADISTINA Putri Grani, putri komedian Nana Suryana Fatah dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tidak macam-macam. Semasa sekolah di SMA pun dia dikenal sebagai siswi yang biasa-biasa saja.
Perempuan yang akrab disapa Disty tersebut bekerja sebagai seorang freelance di bagian produksi. Dalam blognya bernama distyoye.blogspot.com banyak karya-karyanya yang berhasil digarap. Video-video ciptaannya dipampang jelas di halaman muka blog Disty. Namun, blog Disty tersebut kini sudah dihapus.
Berdasarkan penelusuran Tribun pada blog Disty, Di dalam blog pribadi Disty juga terpasang foto diri mengenakan kaus berwarna pink dan syal di lehernya. Blog ini banyak memuat video klip yang mereka garap. Misalnya video klip dari KLA Project berjudul Someday, Project Pop (Maramaramara), Seventeen (Lelaki Hebat), Anita Hara (Dasar Cowok), iklan CIMB Niaga, Mbah Surip (Bangun Tidur). Semua video klip itu diposting Disty, 8 Mei 2009.
James Erlangga, Produser Eksekutif Cerahati mengaku mengenal Disty sebagai sosok yang baik dan bagus dalam setiap pekerjaannya. Mereka berdua sering duet, James sebagai produser dan Disty asistennya. Apa pun yang diperintahkan atau pun yang direncanakan dalam sebuah garapan video klip selalu dijalaninya dengan baik.
“Dia selalu mendivert setiap pekerjaan dengan baik,” kata James.
Yana Mulyana, petugas penyewaan perlengkapan di Cerahati mengatakan Disty sudah lama tidak bekerja di tempatnya. Di mata Yana, Disty adalah sosok orang yang pendiam dan bukan tipe-tipe orang yang kerap mencurahkan isi hatinya kepada seseorang ketika ada masalah.
“Dia orangnya tertutup, jarang curhat-curhat,” katanya.
Ada pun Afriayani, bukan karyawan Cerahati. Setahu dia, Afriyani diajak bekerja oleh Disty di Cerahati sebagai freelance juga.
Edy Susanto alias Edy Khemod yang juga direktur sekaligus sutradara video klip di Cerahati menegaskan dia tidak pernah bekerja dengan perempuan yang bernama Afriyani.
“Saya bukan bekerja untuk Afriyani tapi Disty,” ujar Edy.
Disty dikenalnya sebagai perempuan yang biasa-biasa saja dan tidak pernah macam-macam.
“Dia biasa-biasa saja,” kata Edy.
Untuk freelance seperti Disty ataupun Afriani menurut Aziz, dibayar setelah sebuah garapan video klip selesai.
“Tergantung klien juga sih, kalau syutingnya sampai berhari-hari ya dibayar per hari. Kalau dihitung-hitung rutin kalau order lagi ramai ya bisa bawa Rp 3 juta,” ujar dia.
Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Adistina Putri Grani atau akrab dipanggil Disty ini ternyata cucu dari grup komedian ternama asal Bandung, De’ Kabayan’s, Suryana Fatah. De’ Kabayan’s beranggotakan Kang Ibing, Suryana Fatah, Wawa Sofyan, Ujang, dan Aom Kusman. Ayah Disty, Nana Suryana Fatah, bintang film, bintang sinetron dan bintang iklan yang kerap memerankan sosok tokoh etnis Cina.
Kemudian dari sekolahnya semasa SMA, sosok Disty adalah gadis pendiam. Putri aktor senior Nana Suryana Fatah ini adalah salah satu dari tiga penumpang Xenia maut yang dikemudikan Afriyani, ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian atas penggunaan narkoba.
Selama mengenyam pendidikan sekolah menengah atas di daerah Jakarta Barat ini, Adistina adalah murid yang biasa-biasa saja. “Dia tidak terlalu menonjol untuk prestasi akademiknya,” ujar salah satu guru kepada Tribunnews.com yang minta namanya dirahasiakan.
Guru pria tersebut mengaku tak bisa menceritakan detil sewaktu Adistina yang akrab dipanggil Disty selama di sekolah itu. Hal tersebut cukup beralasan saking banyaknya murid lulusan SMA tersebut. Apalagi, Disty sudah lama lulus dari SMA itu sejak 2004.
Dikatakannya, murid-murid yang kerap menjadi perhatian guru-guru lantaran punya ciri khas.
“Seperti dia pintar, berprestasi, cantik, atau bodoh sekali. Disty anaknya biasa saja. Begitu juga dengan gaya hidupnya,” tambah guru lain yang ikut mengobrol.
Guru kedua ini tak menampik, artis-artis sekarang, beberapa banyak yang pernah sekolah di sini. Salah satunya Raffi Ahmad, pacar penyanyi mungil Yuni Shara. Hanya, Raffi cuma masuk sehari karena kemudian pindah sekolah. Anak Aziz Gagap juga pernah bersekolah di sini tapi tak lama.
Meski ayah Disty seorang artis, pergaulannya dengan murid-murid lain tergolong cair. Tidak membeda-bedakan. Demikian juga dari segi penampilan. Satu hal yang menonjol, sewaktu kelas 3 Disty aktif untuk even seni. Bisa dibilang, di kelas akhir ini dia aktif.
“Dia aktifnya di dunia entertainment. Disty punya koneksi untuk mendatangkan artis. Mungkin karena faktor orangtuanya yang juga artis dan dikenal. Jadi dia bisa ngelink ke artis-artis yang dipanggil,” terangnya. (tribunnews/yog/wil)